Ikut Aniaya Pemain Persidago, Seorang Suporter Panipi Raya Kena Sanksi

Otoritas Panipi Raya tidak membeberkan nama suporter tersebut, namun menurut asisten Pelatih Panipi Raya FC Bonik Monoarfa,

Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com/free
Kericuhan saat pertandingan Persidago vs Panipi Raya. Seorang suporter ikut melakukan penganiayaan dan diberi sanksi. 

Menit awal babak pertama, kedua tim saling menyerang satu sama lain. Panipi Raya FC membuka keran golnya di menit ke-25, lewat kapten tim, Zulfikar Hida.

Pemain nomor 19 ini memaksimalkan umpan Ismunandar.

Kemudian menit ke 34, giliran Ismunandar menambah keunggulan untuk Panipi Raya FC.

Tendangan bebasnya sukses memperdaya kiper Persidago. Laskar Menara memperkecil kedudukan di Menit 41.

Iqbal Pakaya dilanggar fullback kiri Panipi Raya FC di kotak terlarang. Wasit menunjuk titik putih. Dimana Febriyanto Bagoe berhasil menuai tugasnya dengan baik. Skor berubah 2-1.

Dalam tambahan waktu dua menit, terjadi insiden dorongan keras dari Fahmid Polutu.

Rupanya wasit tak melihat dorongan tersebut, sehingga pelatih Panipi Raya Fc melancarkan protes.

Pelatih Panipi sempat bersitegang dengan wasit dan asisten wasit. Walaupun tidak ada VAR, wasit akhirnya memberi hadiah penalti untuk Panipi Raya FC.

Zulfikar Hida memuluskan langkah timnya memperlebar jarak. Skor 3-1 bertahan hingga babak pertama usai.

Babak kedua, Persidago masih belum mampu menembus pertahanan Panipi Raya FC.

Sebaliknya, Ismunandar mencetak brace di menit ke-64 untuk timnya.

Tendangan jarak jauh pemain nomor 10 dari half space tak mampu dibendung kiper Pangestu.

Dua menit berselang, Persidago mulai bangkit. Ismail Adam merubah skor jadi 4-2.

Kemudian, menit ke-76 Ismail Adam brace, merubah skor menjadi 4-3.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved