Ikut Aniaya Pemain Persidago, Seorang Suporter Panipi Raya Kena Sanksi

Otoritas Panipi Raya tidak membeberkan nama suporter tersebut, namun menurut asisten Pelatih Panipi Raya FC Bonik Monoarfa,

Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com/free
Kericuhan saat pertandingan Persidago vs Panipi Raya. Seorang suporter ikut melakukan penganiayaan dan diberi sanksi. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Manajemen Panipi Raya, klub sepak bola top di Gorontalo, mengeluarkan kebijakan keras terhadap suporter yang ikut menganiaya pemain Persidago.

Otoritas Panipi Raya tidak membeberkan nama suporter tersebut, namun menurut asisten Pelatih Panipi Raya FC Bonik Monoarfa, pihaknya mengeluarkan sanksi berat. 

"Dia (suporter) tidak bisa menonton Panipi Raya FC bermain," ujar asisten Pelatih Panipi Raya FC, Bonik Monoarfa, Rabu (14/9/2022). 

Bonik Monoarfa menyesalkan perbuatan fans Panipi Raya itu. Apalagi tindakannya melukai pemain Persidago di Stadion 23 Januari, Telaga, Selasa (13/9/2022).

Diketahui fans Panipi Raya itu masuk ke lapangan, kemudian Ia menendang pemain Persidago, Mohammad Arya.

Gelandang serang Persidago itu tersungkur. Setelah menendang, lelaki itu langsung dicari pihak Panipi Raya.

Bonik mengatakan, perlakuan seorang suporter itu sangat tidak terpuji.

Insiden itu terjadi saat pertandingan antara tim sepak bola Panipi Raya vs Persidago, ricuh, Selasa (13/9/2022) di Stadion 23 Januari Telaga, Kabupaten Gorontalo.

Kericuhan dipicu oleh emosi antar pemain. Terjadi di menit 80-an saat laga berlangsung. 

Saat itu, seorang pemain penyerang Persidago bernama Febriyanto Bagoe dibuat jatuh oleh pemain Panipi Raya Anan Abdullah.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved