Berkat Juni Calafat, 5 Pemain Muda Ini Jamin Masa Depan Real Madrid
Juni Calafat kabarnya terus memantau Endrick sebagaimana tugasnya mengamankan masa depan Real Madrid.
TRIBUNGORONTALO.COM - Real Madrid dikabarkan tengah mengincar striker muda Brasil, Endrick melalui Juni Calafat.
Juni terus memantau Endrick, sebagaimana tugas utamanya sebagai pemandu bakat Real Madrid.
Peran Juni Calafat membawa Casemiro membuktikan bagaimana sosoknya begitu penting bagi Real Madrid.
Setidaknya lima pemain muda dimiliki Real Madrid saat ini, tak lain buah dari tangan dinginnya.
Vinicius Jr
Saat ditugaskan Florentino Perez mencari bakat, Calafat memilih Vinicius dari akademi muda Flamengo.
Mengutip dari Marca, Vinicius Junior dan Juni Calafat pertama kali berinteraksi di Rio de Janeiro pada Februari 2017.
Calafat berusaha membujuk pemain 16 tahun itu bergabung Los Blancos. Bahkan keduanya menjalin persahabatan hingga saat ini.

Baca juga: 5 Rating Tertinggi FIFA 23: Karim Benzema Kalahkan Cristiano Ronaldo
Pihak Real Madrid mengunjungi Brasil lebih dari sepuluh kali kala itu.
Negosiasi tidak berjalan mudah, karena Barcelona juga tertarik sang pemain.
Penampilan Vinicius kurang memuaskan telah menyebabkan Calafat menderita, tetapi Florentino tetap percaya pada talenta Vinicius.
Bahkan ketika PSG datang menawari dana menggiurkan, sang presiden enggan melepas sang pemain.
Eder Militao
Militao ditebus Real Madrid sebesar 50 juta Euro dari FC Porto.
Mengutip Mario Cortegana, mayoritas dewan Real Madrid sebenarnya lebih tertarik mendatangkan Matthijs de Ligt, namun Juni Calafat memiliki pandangan lain.
Calafat bersikeras untuk mendaratkan Militao, atas alasan kualitas fisik dan teknisnya.

Menimbang harga de Ligt jauh lebih tinggi, manajemen pun setuju.
Militao kini jadi salah satu pemain kunci Real Madrid memenangkan Liga Champions musim lalu.
Duetnya bersama David Alaba membuat publik kembali mengingat sosok Sergio Ramos dan Pepe.
Rodrygo
Menurut Agen Rodrygo Arcuri, Juni telah memantau perkembangan Rodrygo sejak 2014.
Saat itu Willian Jose ditransfer Real Madrid Castilla dan Arcuri menyarankan Rodrygo ke Juni.
"Saat Ia (Rodrygo) berusia 13 tahun. Saya mengatakan kepadanya bahwa dia adalah pemain muda berpotensi bermain untuk Real Madrid di masa depan," kata Arcuri dikutip dari The Athletic.
Arcuri mengatakan, Juni merupakan sosok profesional dan transparan. Semua pihak merasa nyaman olehnya.

Baca juga: Wasit Italia Ini Akan Pimpin Real Madrid vs Leipzig, Banjir Kartu Kuning Siap Melanda
Juni membuat Rodrygo percaya pada keputusannya ketika dia akhirnya berhasil mengejar transfer.
"Dia terus mengawasi perkembangan Rodrygo dan sangat penting dalam mendapatkan kontrak Real Madrid," jelas Arcuri.
Sang agen mengakui banyak klub top dunia datang kepadanya. Sebut saja Barcelona, Borussia Dortmund, dan Paris Saint-Germain, tetapi proyek dari Real telah memikat hati Rodrygo.
Eduardo Camavinga
Juni Calafat telah mengikuti Eduardo Camavinga dari Rennes sejak dia berusia 14 tahun.
Dan menurutnya kala itu, dia siap untuk bergabung dengan Real Madrid dan membantu klub mengurangi ketergantungan pada Casemiro. Dia adalah pemain untuk masa kini dan masa depan.
Tahun 2020, saat Zinedine Zidane masih pelatih kepala Real Madrid, dan Juni Calafat mengincar Camavinga. Kontak pun dibuat antara agen pemain dan Madrid.

Gelandang internasional Prancis akhirnya memilih bertahan di Rennes, setelah timnya lolos ke Liga Champions.
Musim panas 2021, Real Madrid bersaing dengan PSG, Bayern Munchen dan Juventus.
El Real pun menutup kesepakatan menjelang deadline transfer.
Aurelien Tchouameni
Menurut Marca, mulai September 2021, Juni secara intens memantau perkembangan Tchouameni.
Ia rutin menyaksikan langsung pertandingan Tchouameni di AS Monaco.
10 bulan kemudian, tepat musim dingin 2022, Madrid sepakat ingin merekrut gelandang bertahan penerus Casemiro.

Namun, prioritas mereka adalah Kylian Mbappe, sehingga Tchouameni diurungkan.
Setelah Mbappe dipastikan bertahan di Paris, barulah Real Madrid mengalirkan sebagian besar dana untuk Tchouameni.
Tcouameni cepat beradaptasi. Sejak kepergian Casemiro, Ia mulai menyatu dengan tim Ancelotti.
Terlepas dari kesuksesan Calafat, kegagalannya juga tak terelakkan kala mempromosikan Sergio Diaz, Luka Jovic, dan Lucas Silva.
(TribunGorontalo.com)