PSSI Gorontalo Tak Ingin Ada Pemain Sepak Bola Liga 3 Main Tarkam

Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Gorontalo, Lahmudin Hambali bahkan meminta agar seluruh pemain diikat kontrak resmi. 

Penulis: Husnul Puhi |
TribunGorontalo.com/Husnul Puhi
Persidago vs Likot FC di Liga 3 Gorontalo, Senin (5/9/2022) sore. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Seluruh klub sepak bola di Gorontalo diminta mulai profesional menata pemain klub.

Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Gorontalo, Lahmudin Hambali bahkan meminta agar seluruh pemain diikat kontrak resmi. 

Terutama untuk klub sepak bola profesional yang sudah tembus liga 3. Ia bahkan meminta agar pemain klub itu tak ada yang masih turun main sepak bola antar kampung (tarkam). 

"Kami mendorong tim-tim untuk melakukan kontrak bersama dengan pemain," kata Lahmudin, saat ditemui di Stadion Gelora 23 Januari Rabu, (7/9/2022).

Contoh klub sepak bola profesional di Gorontalo adalah Persidago. Sat ini, klub asal Kabupaten Gorontalo itu sudah mengikat pemainnya dengan kontrak resmi. 

"Saya dengar Persidago itu sudah ada kontrak kerja sama dengan pemain," kata dia.  

Saat ini PSSI Gorontalo masih fokus kerja sama tim sepak bola dengan pemerintah. 

Liga 3 Indonesia Zona Provinsi Gorontalo tahun 2022 ini diikuti oleh 27 tim. Mereka akan berjibaku memperebutkan dua tiket Liga 3 putaran nasional. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved