Alasan Gorontalo Diguyur Hujan di Musim Kemarau

Namun hingga saat ini, wilayah Gorontalo masih juga diguyur hujan deras. Beberapa wilayah seperti Kabupaten Gorontalo, Gorontalo Utara, hingga Bone Bo

TribunGorontalo.com/WawanAkuba
Tanah retak-retak di Danau Limboto. Tanda Gorontalo kini masuk musim kering atau kemarau. Meski begitu, hujan masih terus turun. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Wilayah Gorontalo saat ini menurut BMKG, telah masuk pada musim kemarau atau musim kering. 

Namun hingga saat ini, wilayah Gorontalo masih juga diguyur hujan deras. Beberapa wilayah seperti Kabupaten Gorontalo, Gorontalo Utara, hingga Bone Bolango, bahkan diterjang banjir. 

Dalam keterangan tertulis, BMKG mengakui, bahwa meski sudah masuk musim kemarau, namun Gorontalo secara umum memang masih berpotensi diguyur hujan. 

“Dengan intensitas ringan, sedang, bahkan hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang.” tulis BMKG dalam laporannya. 

Alasannya Gorontalo diguyur hujan di musim kemarau, karena gangguan Fenomena Cuaca Skala Global dan Regional seperti Gelombang Atmosfer Equatorial Rossby dan MJO.

Gangguan lainnya adalah adanya belokan angin di wilayah Gorontalo. 

Selain itu, suhu muka laut di perairan Teluk Tomini selatan Gorontalo dan perairan utara Sulawesi, terpantau masih cukup hangat dengan anomali suhu muka laut berkisar antara +1.0 s/d +3.0.

“Serta masih adanya fenomena La Nina lemah.” tulis BMKG. 

Berdasarkan adanya gangguan atmosfer yang cukup signifikan tersebut, menyebabkan kondisi atmosfer menjadi labil sehingga berpengaruh terhadap penambahan masa uap air.

Inilah yang memicu proses pembentukan awan – awan Cumulonimbus, sehingga dapat mengakibatkan adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

“Potensi hujan diperkirakan terjadi hampir di seluruh wilayah Provinsi Gorontalo hingga beberapa hari ke depan.” 

Karena itu, BMKG Gorontalo mengimbau masyarakat tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana hidrometeorologi seperti potensi banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved