Acara Puncak Dies Natalies 2022, Universitas Terbuka Undang Naff dan Kangen Band

Universitas Terbuka menggelar Dies Natalis ke-38  dengan tema “Bangkit dan Maju Bersama Menuju UT-PTN BH”

TribunGorontalo.com/ ist
Universita Terbuka(UT) Gorontalo mengikuti Dies Natalies 2022 secara daring, Minggu (4/9/2022). 

TRIBUNGORONTALO.COM - Universitas Terbuka menggelar Dies Natalis ke-38  dengan tema “Bangkit dan Maju Bersama Menuju UT-PTN BH”, di gedung UTCC (Univesitas Terbuka Convetion Center) Jalan Cabe Raya, Pondok Cabe, Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Minggu (04/09/2022).

Universitas Gorontalo mengikuti acara tersebut secara Daring dari kantor UPBJJ.

Para pimpinan dan staff bahkan perwakilan mahasiswa dan alumni Universitas Terbuka Gorontalo juga ikut menghadiri acara tersebut.

Selain Gorontalo, UT dari perwakilan daerah lain juga ikut meramaikan acara ini secara daring dari daerah masing-masing.

Hal ini terlihat saat pembawa acara di UT Pusat menyapa satu persatu pimpinan dan staf UT di UPBJJ melalui monitor konferensi video.
Acara puncak ini dirangkaikan pengumuman kejuaran Disporseni Nasional UT 2022 diikuti mahasiwa UT dan PTN/PTS dari seluruh penjuru di Indonesia.

Dalam pengumuman itu, UT Gorontalo meraih Juara 1 lomba MC kategori Formal, atas nama Abd Karim Ahmad, mahasiswa UT Gorontalo dari LAPAS Boalemo.

Andri Wartabone mahasiswa UT Gorontalo penyandang Disabilitas meraih juara harapan 3 lomba Debat Bahasa Indonesia kategori Pembicara Terbaik.

Adapun lomba non-akademis seperti lomba balap kelereng, balap dalam karung, rebut kursi, lipsing dan lainnya.

Pengumuman juara dan Penyerahan hadiah dilaksanakan bersamaan acara puncak Dies Natalis UT ke 38 di Aula Kantor UT Gorontalo.

Manajer Keuangan dan Umum memotong tumpeng sebagai bentuk simbolis pelengkap acara tersebut.

Dalam sambutannya, Rektor UT Ojad Darojat, menyampaikan  terima kasih untuk seluruh pimpinan dan staff telah bekerja keras mewujudkan target UT menuju satu juta mahasiswa.

“Mahasiswa UT yang berusia dibawah 30 tahun sudah mencapai 70 persen, mereka itu adalah pengguna teknologi komunikasi dan informasi yang sangat intens."

"Hal ini berbanding terbalik dengan keadaan UT 20 tahun lalu."

"Ini mencerminkan bahwa UT semakin diterima dan dicintai oleh orang-orang muda termasuk para high school graduation atau siswa SLTA yang baru lulus."

"Perlahan tapi pasti stigma bahwa UT hanya untuk para guru, UT hanya untuk pekerja atau UT hanya untuk orang tua dapat kita kikis melalui edukasi publik yang baik."

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved