Breaking News:

OPINI

Berhasilkah Character Building Pendidikan Anti Korupsi?

Kasus ini merupakan sejarah kelam untuk dunia pendidikan. Indikasi gagalnya pembentukan karakter anti korupsi, bahkan di kampus yang dianggap pusat in

Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com/WawanAkuba
ILUSTRASI korupsi. 

Oleh : Sri Maulana Dai S.Pd, Aktivis Dakwah dan Pendidik

DUNIA pendidikan baru-baru ini dihebohkan dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) Rektor Universitas Lampung (Unila), Prof Karomani oleh Komisi Pemberantas Korupsi (KPK).

Prof Karomani ditangkap terkait dugaan suap penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri.

Padahal, ia sedang menjalankan program pembinaan karakter berkonsep Outbound Semi Militer atau dikenal Character Building. 

Kasus ini merupakan sejarah kelam untuk dunia pendidikan. Indikasi gagalnya pembentukan karakter anti korupsi, bahkan di kampus yang dianggap pusat intelektual.

Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) menyataan peristiwa ini adalah pelajaran untuk melakukan perbaikan.

Program Pembangunan Anti Korupsi

Forum Anti-Corruption working Group (ACWG) G20 telah melakukan pertemuan kedua. Sebanyak 20 delegasi Negara berharap ACWG G20 membuahkan hasil berupa kesimpulan konstruktif bagi upaya perbaikan pemberantasan korupsi global.

Posisi Indonesia Deputi Bidang Informasi dan Data KPK, selaku Chair ACWG Mochamad Hadiyana menyampaikan, empat bahasan isu prioritas menyangkut peningkatan peran audit dalam pemberantasan korupsi, partisipasi publik dan pendidikan anti korupsi, kerangka regulasi, dan supervisi peran profesi hukum pada pencucian uang hasil korupsi. 

Berdasarkan ini dalam dunia pendidikan mulai mencanangkan pendidikan anti korupsi melalui program character building serta seminar-seminar anti korupsi.

Dilansir dalam mienblog Universitas Brawijaya. Bahwa mahasiswa didorong mengikuti Character building pendidikan Anti korupsi dilaksanakan di ruang auditorium Fakultas Hukum. 

Begitupun kegiatan ini diagendakan di bandung belum lama ini dan diikuti oleh rektor Universitas lampung dan jajarannya.

Pemerintah Gorontalo juga sudah menyiapkan Pergub tentang pendidikan Anti korupsi. Baru-baru ini Walikota Gorontalo Marten Taha hadir di gedung Komisi Pemberantas Korupsi RI, Jakarta, Kamis (11/8/2022), guna penguatan program pendidikan anti korupsi yang telah digulirkan di Kota Gorontalo.

Konsultasi juga bertalian dengan monitoring tindak lanjut pemanfaatan aplikasi elektronik juga.id/PAK sebagai platform yang menunjang optimalisasi pendidikan anti korupsi.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved