Wisata Gorontalo
Pantai Kaisomaru, Wisata Gorontalo Baru Cocok Berburu Foto Sunset
Wisata Gorontalo itu yakni Pantai Kaisomaru. Berada di Kecamatan Leato Selatan. Pasir putih jadi ciri khasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/31082022_Pantai-Kaisomaru.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Hanya sekitar beberapa menit menelusuri pesisir laut Kota Gorontalo, kamu bisa menemui wisata Gorontalo dengan nama ala Jepang.
Wisata Gorontalo itu yakni Pantai Kaisomaru. Berada di Kecamatan Leato Selatan. Pasir putih jadi ciri khasnya.
Menurut pengelola, Ismail Olii, nama “Kaisomaru” diambil dari nama kapal Jepang yang tenggelam di Teluk Gorontalo atau Teluk Tomini.
Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) pada lima tahun lalu, menetapkan situs bawah air Leato itu sebagai cagar budaya.
Berstatus cagar budaya, artinya Japanese Cargo Wreck kini dilindungi UU RI No 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.
Seorang selebgram bernama Mimin, merekomendasikan wisata Gorontalo ini kepada para muda-mudi yang haus healing pantai.
Katanya, tidak rugi healing di Pantai Kaisomaru ini. Sebab, memang lokasinya yang sangat strategis.
Mimin bahkan detail merinci keunggulan Pantai Kaisomaru yang katanya tidak mengecewakan tersebut.
“Sebagai tribunners, saya jamin tidak kecewa mengunjungi Pantai Kaisomaru.” kata Mimin.
Pantai Kaisomaru mudah diakses. Dari Kota Gorontalo, bisa belok kiri ke arah Pelabuhan Ferry ataupun Pelabuhan Barang Kota Gorontalo.
Dari situ, bisa langsung saja menyusuri pesisir Kota Gorontalo. Sekitar 10 menit perjalanan, bisa menemui palang Japanese Cargo Wreck.
Tempat ini buka setiap hari dalam 24 jam. Ada spot snorkling ataupun diving.
Ada spot camping pula. Ada perahu kaca dan sepanjang pesisir sudah dibangun gazebo.
Matahari akan terbenam tepat di depan pantai ini. Tidak heran, jadi lokasi yang cocok untuk berburu sunset.
“Bayangkan, lagi rebahan di pasir putih yang hangat, lalu sambil menikmati sunset yang kian tenggelam. Bedeh!” seru Mimin, girang.(*)