Beli Kampurui Buteng dan Kayu Kura-kura, Pelaku UMKM Kendari Banggakan Sandiaga Uno
Sandiaga Uno mendapatkan apresiasi dari pelaku UMKM Kendari, Sulawesi Tenggara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/260822-kolase-sandi.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Kendari - Sandiaga Uno mendapatkan apresiasi dari pelaku UMKM Kendari, Sulawesi Tenggara.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno mempromosikan kain tenun dari Kamoohu Saliwu 'Nira Lakoo'.
Ketua Kelompok Kamoohu Saliwu "Nira Lakoo", Kamusi bangga kain tenun khas Buteng ini dipakai dan dipromosikan Menparekraf Sandiaga Uno.
Sandiaga Uno membeli kain tenun tersebut saat mengunjungi pameran tenant UMKM Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2022, di Lantai 1 Lippo Plaza Kendari, Sultra, Jumat (26/8/2022).
Baca juga: Berswafoto dengan Emak di Riau: Sandiaga Uno Didukung Jadi Presiden RI
AKI 2022 ini diikuti puluhan tenant UMKM berasal dari Provinsi Sultra mulai dari produk makanan, pakaian hingga jasa.
Kain tenunan Kamoohu Saliwu 'Nira Lakoo' merupakan kain tenun yang sama digunakan Presiden Joko Widodo pada upacara perayaan HUT ke-77 RI di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2022.
Kain tenun ini dipajang di Stand UMKM Kamoohu Saliwu "Nira Lakoo" milik Kabupaten Buton Tengah (Buteng) pada AKI 2022.
Saat mengunjungi tenant UMKM, Sandiaga Uno beberapa kali mencicipi makanan dan mencoba mengenakan syal hingga topi yang ada di tenant tersebut.
Salah satunya, Menparekraf menggunakan ikat kepala sejenis blangkon bernama kampurui yang berasal dari Buteng saat berkunjung di Stand UMKM Kamoohu Saliwu "Nira Lakoo" milik Kabupaten Buteng.
Kampurui itu langsung dibeli Sandiaga Uno dengan harga Rp 100 ribu, sementara kain tenun yang dibelinya seharga Rp350 ribu.
Ketua Kelompok Kamoohu Saliwu "Nira Lakoo", Kamusi mengaku bangga dan senang kain tenun khas Buteng ini dipakai dan dipromosikan langsung oleh Menparekraf.
Baca juga: Update Info Wisata: Sandiaga Uno Dorong Event, Bali Jadi Tempat Paling Bahagia di Dunia
"Iya, alhamdulillah kami sangat bangga, karena kain tenun khas Buteng sudah dipakai atau dipromosikan oleh pak Menteri sendiri," ujarnya.
"Ini juga pendorong bagi kami untuk terus bekerja keras mengembangkan kain tenun ini," kata Kamusi menambahkan.
Ia mengatakan kampurui yang dibeli dan dikenakan Sandiaga Uno bermotif Leja yang bermotif kotak-kotak memiliki arti khusus dipakai untuk lelaki dengan warna putih bergaris-garis hitam.
"Sementara Leja bermotif garis biasanya dipakai kaum perempuan," jelas Ketua Kelompok Kamoohu Saliwu "Nira Lakoo" tersebut.