Pelecehan Oleh Oknum Purnawirawan
Polres Bone Bolango Tangani Kasus Dugaan Pelecehan Oknum Purnawirawan Polri di Gorontalo
Penelusuran dugaan pelecehan seksual oleh oknum purnawirawan Polri di Gorontalo tersebut mengalami kendala.
Pada saat itu MD menawarkan bantuan untuk mendampingi korban di Polres Bone Bolango.
Setibanya pelaku dan korban di polres Bone Bolango korban hanya dibawa di ruangan lalu lintas dan diberikan arahan serta motivasi.
“Saat saya diberikan motivasi, terakhir saya cuma disampaikan oleh bapak yang memberikan motivasi di kantor itu, semua tergantung pak MD,” ujar korban mengingat-ingat apa yang terjadi saat itu.
Saat itu, MD mengaku akan membantu GNN asalkan mau mengikuti kemauannya.
Merasa tertekan, GNN mengiyakan tawaran dari MD.
Tepatnya pada 23 Juni 2022, GNN dihubungi MD untuk ke rumahnya pada pukul 09.00 Wita.
GNN tidak menyangka, ternyata saat tiba di rumah MD, sudah tersedia piring dan tiga butir telur.
GNN mengira bahan ini lah yang akan dipakai untuk mengobati dirinya sesuai dengan apa yang disampaikan MD sebelumnya.
Melihat hal-hal yang disediakan MD itu, GNN lantas bertanya.
Namun, pertanyaan itu dijawab MD, “sudah ikut saja supaya ngana mo sembuh (sudah ikut saja, supaya kamu sembuh),” kata GNN menirukan jawaban MD.
Sejurus kemudian, tiba tiba GNN mendapat perlakukan tidak senonoh dari MD dengan cara dipeluk, dan menyuruh GNN untuk meminum air yang telah tersedia sebelumnya.
“Tiba tiba saya dipeluk, dia pun menyuruh saya untuk meminum air tersebut,” kata GNN.
“Saya pun dipaksa untuk membuka pakaian saya, tapi saya bertanya kepada dia mau bikin apa ini, dan saya berusaha melakukan perlawanan,” kata GNN.
Merasa ada yang janggal GNN pun bergegas pulang ke rumahnya dengan perasaan takut dengan tekanan serta ancaman dari MD.
Kejadian yang sama terjadi lima hari berikutnya pada tanggal 28 Juni 2022 di rumah MD.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/12082022_Pele_.jpg)