Minggu, 15 Maret 2026

Brigadir J

Babak Akhir Drama Kasus Brigadir J: Penyidik Beberkan Motif Ferdy Sambo Habisi Korban

Ternyata Irjen Ferdy Sambo marah serta emosi lantaran merasa harkat dan martabat dilukai oleh Brigadir J setelah mendapat laporan dari istrinya Putri.

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Babak Akhir Drama Kasus Brigadir J: Penyidik Beberkan Motif Ferdy Sambo Habisi Korban
Kolase TribunGorontalo.com
Ferdy Sambo bersama istrinya PC dan Brigadir J. Ternyata Irjen Ferdy Sambo marah serta emosi lantaran merasa harkat dan martabat dilukai oleh Brigadir J setelah mendapat laporan dari istrinya Putri Chandrawathi. 

"Jadi PCR-nya di belakang rumah di rumah pribadi Saguling III," ujarnya.

Setelah Putri, secara berurutan terlihat beberapa asisten rumah tangga, Brigadir J, dan Bharada E juga melakukan tes PCR saat itu.

Kemudian para Aide De Camp (ADC) atau ajudan serta asisten rumah tangga dan lainnya beristirahat di depan rumah yang berada di Jalan Saguling III.

Aktivitas tersebut tidak terlihat dalam rekaman CCTV, tetapi berdasarkan keterangan sejumah saksi yang diperiksa Komnas HAM.

"Tapi (itu) tidak terlihat di CCTV, hanya keterangan mereka," ujarnya.
Sementara, istri Ferdy Sambo saat itu masuk ke dalam kamar.

Selama sekitar satu jam mereka melakukan aktivitasnya masing-masing untuk beristirahat.

Meskipun aktivitas mereka tidak terekam dalam CCTV, tetapi apa yang dilakukan Brigadir J saat itu sesuai dengan keterangan dari pacarnya Vera Simanjuntak.

"Benar di depan rumah karena keterangan mereka, ADC-ADC itu klop dengan teleponnya Vera (Vera Simanjuntak keksahi Brigadir J). Vera kan bilang 16.31, jadi bukan 16 43, tapi 16 31, bertelepon ke Yosua. Dia mendengar waktu Yosua sebelum meninggal itu memang ada orang tertawa-tertawa. Jadi Yosua itu lagi kumpul-kumpul lah, kongko-kongko dengan teman-temannya sambil menunggu bosnya ini berkemas-kemas untuk pergi ke rumah dinas," tutur Ahmad Taufan Damanik.

Kemudian, setelah itu sekitar 17.01 WIB, Putri Candrawathi dan para ADC naik ke mobil menuju ke rumah dinas di Duren Tiga, Jakarta Selatan, yang menjadi lokasi kejadian.

Berselang beberap menit kemudian, Irjen Ferdy Sambo pun keluar dari rumah di Saguling Tiga menuju tempat lain.

Tapi baru beberapa menit berjalan, mobil yang ditumpangi Irjen Ferdy Sambo berhenti dan berbalik arah menuju rumah dinas yang menjadi lokasi tewasnya Brigadir J.

"CCTV tidak bisa menjelaskan apa-apa tetapi hanya keterangan penyidik bahwa katanya dia menuju rumah dinas itu karena ditelepon istrinya ada kejadian itu, itu versi dia," ujarnya.

Tak berselang lama, dalam rekaman CCTV terlihat istri Ferdy Sambo kembali ke rumah pribadinya di Jalan Saguling III didampingi sekitar dua orang.

"Tak berapa lama kelihatan lagi CCTV ibu PC kembali ke rumah pribadi nampak wajahnya seperti menangis, didampingi satu dua orang yang dibelakangnya," ujarnya.

Kemudian setelah itu, pada CCTV lainnya memperlihatkan ada mobil provos hilir mudik, mobil patroli hilir mudik.

"Katanya mereka ditelepon dan kemudian pada heboh lah mengurus itu. Baru ada kelihatan mobil ambulans kurang lebih pukul 19.00 terekam semua sampai di RS Bhayangkara," katanya.

(*)


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Motif Pembunuhan Brigadir J Terungkap, Ferdy Sambo Marah Setelah Istri Lapor Kejadian di Magelang

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved