Kamis, 12 Maret 2026

Gorontalo Didorong Jadi Pelopor Program Inklusi Keuangan Bagi Disabilitas

Menjadikan Gorontalo sebagai pelopor program inklusi keuangan bagi disabilitas dianggap penting, karena menurut data AIDRAN,

Tayang:
Penulis: Husnul Puhi |
zoom-inlihat foto Gorontalo Didorong Jadi Pelopor Program Inklusi Keuangan Bagi Disabilitas
TribunGorontalo.com/Ade Puhi
Ida Syaidah bersama Founder AIDRAN Dina Afriyanti menandatangani buku yang akan dibagikan ke penyandang disabilitas dan peserta yang hadir. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Australia-Indonesia Disability Research and Advocacy Network (AIDRAN) mendorong Gorontalo menjadi pelopor program inklusi keuangan bagi disabilitas.

Menjadikan Gorontalo sebagai pelopor program inklusi keuangan bagi disabilitas dianggap penting, karena menurut data AIDRAN, jumlah disabilitas di Gorontalo tertinggi ke-3 di Indonesia.

Lebih-lebih, penyandang disabilitas di Gorontalo masih mengalami sejumlah kendala, terutama dalam hal mengakses keuangan di perbankan. 

Anggota AIDRAN, Nurlaela Jufri menjelaskan, pihaknya mendorong para pihak di Gorontalo merumuskan kebijakan yang mendukung program inklusi keuangan bagi disabilitas.

"Kami telah melakukan diskusi kelompok dengan para penyandang disabilitas, organisasi, perbankan, dan lembaga keuangan lainnya," ungkap Nurlaela saat ditemui TribunGorontalo.com siang tadi di Hotel Aston Gorontalo, Rabu (10/8/2022).

Mengomentari hal itu, Idah Syahidah mengucapkan terima kasih kepada AIDRAN yang telah memperhatikan para penyandang disabilitas di Gorontalo. 

Terutama, karena AIDRAN telah menggandeng Yayasan Ummu Syahidah dalam program tersebut. 

"Saya berterima kasih kepada AIDRAN yang telah mau bekerja sama dengan yayasan ini," ujar Ida di Aston Gorontalo. 

Menurut Ibu yang sekaligus menjabat sebagai anggota DPR RI itu, bahwa keterlibatan AIDRAN itu sangat berpengaruh bagi kaum disabilitas yang ada di Provinsi Gorontalo.

Dalam hal ini penyandang disabilitas dapat berperan dalam bidang ekonomi ataupun dapat mengelola keuangannya. 

Besar harapan Idah untuk Gorontalo menjadi percontohan dalam hal pelayanan inklusi keuangan terhadap penyandang disabilitas.

"Kita harus menjadi contoh dibanding daerah-daerah lain," tutup Ida.

Sebelumnya diketahui, AIDRAN bersama Yayasan Ummu Syahidah menggelar kegiatan bertajuk Workshop dan Peluncuran Buku Panduan Holistik Inklusi Keuangan Bagi Penyandang Disabilitas di Hotel Aston Gorontalo pada Rabu (10/8/2022). (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved