Capres 2024
Jajak Pendapat: Puan Maharani Menjadi Penentu Kemenangan Pilpres 2024
Ketua DPR RI Puan Maharani menjadi penentu kemenangan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/060822-Puan-pembeda.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menjadi penentu kemenangan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Hasil jajak pendapat terbaru, duet Prabowo Subianto dan Puan Maharani tembus 51,3 persen atau meraih kemenang lebih dari separuh.
Dari berbagai simulasi survei, Puan Maharani sebagai pembeda dan penentu kemenangan.
Jajak pendapat Center for Political Communication Studies (CPCS) menemukan elektabilitas atau tingkat keterpilihan Menteri Pertahanan Prabowo dan Puan Maharani unggul.
Baca juga: PDIP Cenderung Pilih Tokoh NU: Puan Maharani-Gus Yahya-KH Marsudi Berpeluang
Pasangan Prabowo-Puan Maharani melewati syarat menjadi presiden dan wakil presiden terpilih, yakni 50 plus 1 persen.
Koalisi dua partai politik besar, PDIP dan Partai Gerindra pun akan menambah kekuatan pasangan ini jika maju pesta demokrasi pada 14 Februari 2024.
Berikut hasil jajak pendapat CPCS pada 22-27 Juli 2022 dengan jumlah responden 1.200 orang mewakili 34 provinsi yang diwawancarai secara tatap muka.
1) Koalisi PDIP-Gerindra
Prabowo-Puan Maharani 51,3 persen
Anies Baswedan-Andika Perkasa 22,5 persen
Ganjar Pranowo-Airlangga Hartarto 20,8 persen
Sisanya tidak tahu/tidak jawab 5,4 persen
2) PDIP dan Gerindra Berpisah
Ganjar-Andika 43,6 persen
Prabowo-Airlangga 23,7 persen
Puan Maharani-Erick Thohir 19,0 persen
Sisanya tidak tahu/tidak jawab 13,7 persen.
3) Simulasi Lainnya
Anies-Puan Maharani 31,3 persen
Prabowo-Khofifah Indar Parawansa 29,5 persen
Airlangga-Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY 28,8 persen
Sisanya tidak tahu/tidak jawab 10,4 persen
Dari hasil simulasi, hanya Prabowo dan Puan Maharani yang melewati syarat mencajadi pemimpin nasional pengganti Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin.
Baca juga: Lima Figur Capres 2024: Puan Maharani Termuda, Prabowo Subianto Paling Populer
Dikutip dari antara, Peneliti CPCS Tri Okta mengatakan dari tiga tokoh partai besar, PDIP Puan Maharani dan Partai Gerindra Prabowo Subianto, hanya Prabowo-Puan Maharani yang kans kuat maju pilpres.
Kata Okta, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo masih harus menaikkan posisi tawar jika ingin diusung oleh partai-partai.
Pengamat Politik dari IAIN Gorontalo: Puan Maharani Sangat Layak
Pengamat politik dari IAIN Sultan Amai Gorontalo Hendra Yasin mengatakan Puan Maharani layak diusung PDIP maju Pilpres 2024.
Puan Maharani rekam jejak atau jabatan dan riwayat keluarga 'darah biru'. Puan Maharani adalah mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia.
Puan Maharani juga sebagai pemegang suara terbanyak saat pemilu legislatif sehingga elite PDIP itu menjadi Ketua DPR RI.
Baca juga: Daerah Makin Masif Suarakan Puan Maharani Presiden 2024
Kata Hendra, Puan Maharani memiliki peluang dan potensi besar untuk dicalonkan pada Pilpres 2024.
Hendra mengatakan, figur capres yang booming sejauh ini ialah Ganjar Pranowo dan Puan Maharani.
Tetapi untuk pencapresan ini tidak lepas dari keputusan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Bagi Hendra, Puan Maharani sangat layak diusung PDIP untuk capres. Hal ini bisa ditinjau dari dua hal di antaranya, rekam jejak serta riwayat keluarga.
Puan sebagai tokoh yang pernah menjabat Menko PMK termasuk pada 2019 kurang lebih pernah merauh suara terbanyak di Dapil Jawa Tengah menjadi calon anggota DPR RI.
Tentu Puan Maharani layak dicalonkan sebagai capres maupun cawapres.
"Terlebih melihat dari sisi riwayat keluarga dan juga beliau jika dicalonkan dari PDIP. Puan Maharani dari trah PDIP apalagi ibundanya saat ini sebagai Ketua Umum PDIP. Kalau ditanya soal trah sangat jelas sebab Puan Maharani cucunya Presiden Soekarno dan anak dari Presiden kelima Republik Indonesia (Megawati)," ujar dia kepada TribunGorontalo.com, Selasa (2/8/2022).
Jika ditinjau dari pujuk pimpinan legislatif, Puan Maharani sudah menjadi ketua dan tentu jika diusung ke capres sangat memungkinkan dan memiliki potensi untuk dicalonkan.
PDIP sebagai partai yang bisa mengusung sendiri karena melihat jumlah kursi.
Baca juga: Punya Modal Elektoral 19,33 Persen, Relawan Dorong Puan Maharani Maju Pilpres 2024
"Seingat saya PDIP kurang lebih secara persentasi memungkinkan mengusung sebab ada 128 kursi dan jika dibulatkan dapat 22,26 persen sehingga bisa mengusung, karena syarat dukungan itu sudah terpenuhi (20 persen)," tuturnya.
Baca juga: Peluang Puan Maharani-Sri Mulyani-Yenny-Susi Maju Pilpres 2024: Begini Kata Pengamat
Kata Hendra, tentu ini menjadi modal dari segi hitung-hitungannya secara matematis pada basis mana dan segementasi mana dirinya kuat.
Deklarasi Puan Maharani
Deklarasi Puan Maharani sebagai capres kian masif di Tanah Air. Terbaru, dukungan berasal dari masyarakat Banten.
Masyarakat dari kelompok buruh, tani, tokoh masyarakat dan pemuda yang menyebut dirinya Relawan Pejuang Puan Maharani Banten dideklarasikan di Pandeglang, Minggu 30 Juli 2022.
Jauh sebelumnya, kader PDIP Sulawesi Utara kompak mengusung cucu Proklamator RI Soekarno itu maju pada pesta demokrasi tahun 2024.
Koordinator Relawan Pejuang Puan Maharani Banten Dzakir Irham mengatakan, relawan tersebut terbentuk sebagai dukungan kepada Puan Maharani untuk maju dalam kontestasi sebagai presiden pada Pemilu 2024.
"Deklarasi rakyat ini menggambarkan situasi politik di Banten, di mana Puan Maharani mendapat tempat di sebagian besar kelompok tani, buruh, masyarakat desa, seluruh peserta deklarasi tidak ada satupun dari kader Parpol, murni masyarakat di tingkat bawah," ujarnya melalui keterangan tertulisnya, Senin 1 Agustus 2022.
Baca juga: Duet Puan Maharani-Ganjar Pranowo: Begini Analisis Pengamat Politik dari Gorontalo
Banten Selatan yang didominasi kelompok masyarakat agraris, kata dia, menyambut antusias munculnya nama Puan Maharani menjadi salah satu capres yang mulai ramai diperbincangkan publik.
"Banten juga terbukti ramah terhadap pemimpin perempuan, banyak pemimpin perempuan lahir di Banten, sehingga masyarakat punya perasaan berbeda ketika ada Puan Maharani sebagai kandidat Capres 2024, gerakan ini semoga diikuti masyarakat provinsi lain," katanya. (*)