Genangan Libuo
Breaking News: Biang Kerok Genangan Libuo, Tembok Milik Pengusaha Dibongkar Pemerintah
Tembok milik pengusaha yang menutupi saluran air di Libuo, Kota Gorontalo kini dibongkar pemerintah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/05082022_Tembok-genangan-libuo_.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Pemerintah membongkar tembok yang jadi biang kerok genangan di Kelurahan Libuo, Kota Gorontalo.
Tembok yang menutupi saluran air hingga menyebabkan genangan di Libuo itu, kini dalam kondisi jebol.
Hasilnya, air hujan yang nyaris sebulan menggenangi permukiman Libuo, Kota Gorontalo itu, kini berangsur surut.
Adapun pembongkaran tembok hingga pengerukan ulang saluran air yang tertutup timbunan pasir, dilakukan pemerintah sejak Rabu kemarin, 3 Agustus 2022.
Tindakan itu disambut bahagia oleh warga Lingkungan I Kelurahan Libuo.
Lurah Libuo, Arifin Ali saat ditemui TribunGorontalo.com mengungkapkan, saat ini memang masih terdapat beberapa titik yang masih tergenang.
Namun ia berharap, setelah saluran itu terbuka kembali, air akan segera surut dan masyarakat bisa beraktivitas normal.
Menurut Arifin, otoritas Dinas PU dari bidang SDA yang melakukan pembongkaran tembok. Tidak hanya membongkar, juga mengeruk saluran yang tertutup material.
“Sesuai data yang telah diperlihatkan waktu pertemuan dengan pihak BPN, dan pihak kelurahan serta pemilik lahan yang dilakukan di kantor Satpol PP Kota Gorontalo, bahwa itu memang saluran air,” tutup Arifin.
Sebelumnya diketahui, tembok besar milik seorang pengusaha, menutupi saluran pembuangan air di Kelurahan Libuo.
Jika dilihat, memang saluran air yang mengalir dari permukiman warga Libuo, membelah lahan milik pengusaha tersebut.
Karena itu, ketika hendak melakukan penimbunan kawasannya, pengusaha juga ikut menimbun drainase yang menjadi lintasan air dari pemukiman Libuo.
Masalahnya, itu adalah satu-satunya jalan keluar air. Jika drainase itu ditutup, maka air dari permukiman Libuo hanya bisa surut jika kering karena proses penguapan atau dengan resapan. (*)