PEMKAB POHUWATO

Sekda Pohuwato Buka Sosialisasi Perbup tentang Kolaborasi dan Inovasi Daerah

Sosialisasi dilakukan di aula baperlitbang da diikutio oleh sejumlah perangkat daerah, serta Kepala Baperlitbang, Irfan Saleh. 

Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
Sekretaris Daerah Pohuwato, Iskandar Datau menyosialisasikan Peraturan Bupati Nomor 22 Tahun 2022. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Sekretaris Daerah Pohuwato, Iskandar Datau menyosialisasikan Peraturan Bupati Nomor 22 Tahun 2022 tentang kolaborasi inovasi daerah dan pembekalan penginputan inovasi daerah, Rabu (03/08/2022).

Sosialisasi dilakukan di aula baperlitbang da diikutio oleh sejumlah perangkat daerah, serta Kepala Baperlitbang, Irfan Saleh. 

Iskandar menjelaskan, bahwa indeks inovasi daerah sangat ditentukan oleh OPD. 

Karena itu ia mendorong OPD di Pohuwato berinovasi dalam mewujudkan kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah. 

Sebab, hal itu berhubungan dengan kesejahteraan masyarakat. 

Menurut Iskandar, kegiatan ini merupakan satu hal yang sangat penting untuk mengembangkan inovasi.

Nantinya, inovasi ini akan dipadukan dengan perbup yang ada di BKPP.

“Ketika ada inovasi yang terbaik maka kita terapkan dan nantinya pula menjadi sebuah keberhasilan dari daerah itu sendiri.” katanya. adv (*)

Tentu kata dia, dalam membangun satu inovasi butuh komitmen dari pimpinan, mulai dari level kadis dan sekretaris. 

“Kenapa sekretaris OPD yang diundang? karena motor penggerak sekretariat di tiap-tiap OPD adalah sekretaris, dan sekretaris-lah yang akan menggandeng para staf untuk melakukan kreasi.” ungkap dia. 

Menurut Sekda, ia sebagai pemerintah daerah, kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena hal ini menjadi inovasi kita secara keseluruhan.

“Dengan kegiatan ini juga diharapkan agar semua OPD aktif untuk bagaimana mengkreasikan inovasi dari masing-masing OPD. intinya, ikuti dengan baik kegiatan ini.”pungkas Sekda Iskandar.

Sementara itu, Kepala Baperlitbang, Irfan Saleh menambahkan, dari kegiatan sosialisasi ini akan ditetapkan penanggung jawab inovasi di setiap OPD dan kecamatan. 

Selanjutnya, untuk mempermudah komunikasi akan dibuatkan grup tersendiri. Karena waktu penginputan inovasi di aplikasi Kemendagri hanya satu bulan dari saat ini.

“Olehnya hal ini kiranya menjadi perhatian bapak ibu sekretaris, karena sasaran dari kegiatan ini mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan dan peran serta masyarakat dan peningkatan daya saing daerah.” tutup Sekda. (*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved