Ini Dia Tren Produk Elektronik di Tokopedia Selama Semester I 2022
Tren produk elektronik semester I 2022 ini memaparkan sejumlah barang yang paling dicari masyarakat Indonesia di Tokopedia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/04082022_Tokopedia.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Sepanjang semester I 2022, Tokopedia mencatat tren produk elektronik selama semester I 2022.
Tren produk elektronik semester I 2022 ini memaparkan sejumlah barang yang paling dicari masyarakat Indonesia di Tokopedia.
“Lampu, Aksesoris Komputer dan Laptop serta Audio menjadi beberapa sub kategori dalam kategori Elektronik yang paling dicari masyarakat Indonesia lewat Tokopedia selama semester I 2022,” ungkap Head of External Communications Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya.
Dari sub kategori tersebut, sejumlah produk yang paling laris selama semester I 2022 di Tokopedia adalah earphone, speaker, kabel dan konektor audio, bohlam, senter, lampu hias, tetikus atau mouse, adaptor laptop dan meja laptop.
Di sisi lain, penguat sinyal TV, frame digital, alat pembersih kamera, kartu memori dan kabel front panel merupakan beberapa produk elektronik yang mengalami peningkatan transaksi paling tinggi selama semester I 2022, dibandingkan dengan periode yang sama di 2021.
Bahkan, ada produk yang peningkatan transaksinya hampir mencapai 13 kali lipat.
Tren di atas turut didorong oleh sejumlah kampanye berpendekatan Hyperlocal yang dihadirkan Tokopedia.
Seperti Tokopedia Tekno yang menghadirkan berbagai macam produk teknologi terkurasi dengan jaminan harga murah.
Super Gadget Day yang memungkinkan masyarakat bisa mendapatkan berbagai pilihan gadget menarik, serta Mega Electrode Fals yang menyediakan deretan produk elektronik pilihan.
“Tokopedia terdiri dari sekitar 12 juta penjual dan hampir 100 persen UMKM lokal, termasuk yang menjual produk elektronik.” ungkap Ekhel.
Karen itu menurutnya, sebagai perusahaan teknologi Indonesia, pihaknya terus berupaya memberikan panggung seluas-luasnya kepada para penjual dengan mendekatkan mereka ke pembeli setempat melalui inisiatif Hyperlocal, yang mengedepankan teknologi geo-tagging,” tambah Ekhel.
Inisiatif tersebut berkontribusi terhadap penemuan menarik lain yang juga berkaitan dengan kebiasaan belanja online masyarakat Indonesia akan produk elektronik sepanjang semester I 2022, dibandingkan semester I 2021, antara lain:
● Wilayah dengan peningkatan jumlah transaksi paling tinggi: Kabupaten Kulon Takalar, Biak Numfor dan Humbang Hasundutan,
● Wilayah dengan peningkatan jumlah pembeli tertinggi: Kabupaten Jeneponto, Asmat dan Takalar,
● Wilayah dengan peningkatan jumlah penjual paling tinggi: Kabupaten Kulon Progo, Madiun dan Brebes.