Capres 2024

Sosok Puan Maharani Kandidat Capres dari PDIP: Pegang Rekor Pemilu Legislatif

Relawan di Banten, Jawa Timur dan Sumatera Utara ramai-ramai mendeklarasikan Puan Maharani maju Pilpres 2024.

Editor: Lodie Tombeg
Kolase TribunGorontalo.com
Puan Maharani. Relawan di Banten, Jawa Timur dan Sumatera Utara ramai-ramai mendeklarasikan Puan Maharani maju Pilpres 2024. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Puan Maharani berpeluang besar menjadi calon presiden dari PDIP. Puan Maharani ternyata pemegang rekor sebagai calon legislatif dengan perolehan suara terbanyak di Indonesia.

Kini, relawan di Banten, Jawa Timur dan Sumatera Utara ramai-ramai mendeklarasikan Puan Maharani maju Pilpres 2024.

Analisis politik dari IAIN Gorontalo Hendra Yasin menilai wacana duet Puan Maharani dan Ganjar Pranowo maju Pilpres 2024 menguntungkan PDIP.

Wacana pasangan capres-cawapres, Puan Maharani-Ganjar Pranowo dimaksudkan Yasin supaya suara pemilih PDIP tidak pecah.

Puan Maharani sudah populer. Cucu Presiden Soekarno ini punya karier cemerlang di politik. Kini dia menjabat Ketua DPR RI.

Berikut profil lengkapnya yang dikutip dari wikipedia.org:

Bernama lengkap Dr (HC) Puan Maharani Nakshatra Kusyala Devi, SSos. Puan lahir 6 September 1973.

Dia adalah seorang politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang kini menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) periode 2019–2024.

Puan merupakan perempuan pertama dan orang termuda ketiga, setelah Achmad Sjaichu dan I Gusti Gde Subamia, yang pernah menjabat sebagai Ketua DPR secara tetap; ia berusia 46 tahun saat dilantik.

Sebelumnya, ia merupakan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia antara 2014 hingga 2019, dalam prosesnya juga menjadi perempuan pertama dan orang termuda yang pernah menjabat sebagai menteri koordinator.

Puan pernah menjabat sebagai Ketua Fraksi PDIP di DPR RI pada 2012 hingga 2014.

Di DPR, Puan Maharani berada di Komisi VI yang mengawasi BUMN, perdagangan, koperasi, dan usaha kecil menengah, serta anggota badan kelengkapan dewan BKSAP DPR RI.

Sebagai anggota PDI-P, ia pertama kali terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat pada 2009.

Ia menjabat sebagai ketua fraksi partai dari 2012 hingga terpilih sebagai menteri pada 2014.

Ia adalah satu dari delapan perempuan yang terpilih sebagai menteri dan satu-satunya menteri koordinator perempuan. Ia kembali terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat dalam pemilu 2019.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved