Kabar Batu Hitam Bone Bolango di Rupbasan Tertukar, Ini Penjelasan Ketua DPW APRI Provinsi Gorontalo
Organisasi Asosiasi Penambang Rakyat (APRI) Provinsi Gorontalo, angkat suara soal beredarnya kabar tentang batu hitam di Bone Bolango
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Organisasi Asosiasi Penambang Rakyat (APRI) Provinsi Gorontalo, angkat suara soal beredarnya kabar tentang batu hitam di Bone Bolango yang saat ini berada di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Kelas I Gorontalo, telah diganti dengan yang batu jenis lainnya.
"Kami dari APRI sudah turun ke lapangan dengan melihat mendatangi langsung Rupbasan, ternyata kabar itu tidak benar, batu hitam asal Bone Bolango masih ada bersama dengan batu hitam yang berasal dari kabupaten Pohuwato" Ungkap Igrifan Hasan Ketua DPW APRI Provinsi Gorontalo, Kepada TribunGorontalo.com
Senin (1/8/2022).
Igrifan menjelaskan perlu kami sampaikan kepada media jumlah batu hitam yang kami temukan masih tetap utuh. Menurutnya, pihak APRI Gorontalo telah melakukan pengecekan di lapangan, dan saya sudah berkoordinasi dengan Guyub Sudarmanto selaku Kepala Rupbasan.
"Alhamdulillah jumlah batu hitam yang disimpan masih tetap utuh sebanyak 8000 karung, begitu pun batu hitam dari Pohuwato" Jelasnya.
"Jadi kami memastikan bahwa kabar itu tidak benar adanya pengurnagan batu hitam."
Kepala Rupbasan Kelas I Gorontalo, Guyub Sudarmanto saat dihubungi oleh TribunGorontalo.com, melalui panggilan telepon selular, menyampaikan, bahwa batu yang dikatakan tertukar dengan batu hitam asal Bone Bolango tersebut itu tidak benar.
"Jadi kami sudah memperlihatkan dan menjelakan kepada rekan-rekan organisasi (APRI), batu hitam dari Bone Bolango dan Pohuwato beda warna dan model," kata dia.
Dia menjelaskan, untuk barang bukti berupa batu hitam dari dua kabupaten, Bone Bolango dan Pohuwato tersebut tetap masih utuh dan tidak ada yang bisa mengeluarkannya, tanpa ijin dari mereka.
"Batu Hitam tersebut sudah menjadi barang sitaan negara, kami akan tunjukan kepada rekan-rekan dari APRI kondisi batu hitam itu, jumlahnya masih tetap utuh dari Bone Bolango 8000 karung dan Pohuwato sebanyak 300 karung," ucapnya.
Guyub menegaskan isu bahwa batu hitam telah ditukar, tidak benar adanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ketua-DPW-APRI-Provinsi-Gorontalo.jpg)