Kamis, 5 Maret 2026

Brigadir J

Update Kasus Brigadir J: Sosok Misterius di 'Skuad Lama' Ferdy Sambo, Komnas HAM Incar Saksi Kunci

Perlahan tapi pasti, misteri kasus Brigadir Polisi Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J mulai terkuak. 

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Update Kasus Brigadir J: Sosok Misterius di 'Skuad Lama' Ferdy Sambo, Komnas HAM Incar Saksi Kunci
Kolase TribunGorontalo.com
Ilustrasi sosok misterius dan Bharada E. Perlahan tapi pasti, misteri kasus Brigadir Polisi Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J mulai terkuak. Ada cerita sosok misterius di 'skuad lama'. 

"Kami juga tarik spektrum waktu yang lebih luas. Misalnya di Magelang ngapain saja, pakai baju apa, dan lain sebagainya, dan termasuk juga spektrum waktu kapan berangkat dari Magelang sampai kapan di Jakarta. Di Jakarta ngapain saja, kami tanya detail dan lengkap," tutur Anam.

"Masing-masing orang memiliki jawaban sendiri-sendiri karena ditanya sendiri-sendiri. Apakah sama atau tidak, itu nanti diolah di tim," tambahnya.

Lima ajudan Ferdy Sambo diperiksa selama 7,5 jam hingga pukul 16.25 WIB.

Bharada E datang belakangan dan diperiksa selama 5 jam sebelum meninggalkan kantor Komnas HAM pukul 18.24.

Satu ajudan mangkir dari panggilan Komnas HAM.

Pekan depan, Komnas HAM akan memeriksa sejumlah saksi hingga DNA Brigadir J.

Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara menambahkan, akan memanggil satu ajudan Irjen Ferdy Sambo yang belum diperiksa. Dia menyebut keterangan dari satu ajudan itu dinilai penting untuk melengkapi hasil penyelidikan.

Selain memanggil ajudan, pihaknya akan memanggil saksi lain termasukasisten rumah tangga, sopir, dan tenaga kesehatan.

Menguak Fakta Baru

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik menguak sejumlah fakta baru mengenai penembakan yang terjadi di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

Diketahui Brigadir J tewas dengan luka tembak di tubuhnya.

Taufan mengatakan, berdasarkan pengakuan dari Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, dia telah menembak Brigadir J. Dia juga menjelaskan kronologi penembakan.

Dari pengakuan Bharada E, dia yang baru tiba di rumah dinas Ferdy Sambo (Duren III) dari rumah pribadi Ferdy Sambo berjarak 500 meter, kemudian langsung ke lantai dua rumah itu.

Rombongan di antaranya Brigadir J, Bharada E dan Putri Ferdy Sambo menuju ke rumah dinas untuk isolasi mandiri ucap pemeriksaan Covid-19, polimerase chain reaction (PCR).

Bharada E naik ke lantai 2 masuk ke ruangan ADC ruang tidur dan bersih-bersih di situ.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved