Tak Punya Rumah, 30 Warga Kota Gorontalo Kini Dapat Mahyani

Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo menyalurkan mahyani melalui program Bantuan Stimulan Rumah Swadaya (BSRS).

Penulis: Apris Nawu | Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
Marten Taha menyerahkan bantuan kepada warganya. Setidaknya 30 kepala keluarga (KK) di Kelurahan Tenilo dan Talumolo Kota Gorontalo, bisa menikmati rumah layak huni (mahyani). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Setidaknya 30 kepala keluarga (KK) di Kelurahan Tenilo dan Talumolo Kota Gorontalo, bisa menikmati rumah layak huni (mahyani).

Wali Kota Gorontalo Marten Taha menyalurkan mahyani melalui program Bantuan Stimulan Rumah Swadaya (BSRS).

“Jadi program BSRS memiliki skenario pembiayaan yang berbeda. Di mana pemerintah hanya menyiapkan sebagian dari anggaran melalui DAK, sehingga daerah wajib berkolaborasi dalam pembiayaan (mahyani),” kata Marten Taha, Rabu  (27/07/2022).

Baca juga: Warga Libuo Ini Keluhkan Lantai dan Dinding Rumah Rusak Akibat Genangan Air

Marten Taha menjelaskan  satu unit rumah memiliki minimal anggaran Rp 40 juta. Pemkot akan menyediakan Rp 35 juta, sementara sisanya ditanggung pemilik.

“Kami berikan rumah layak huni ini agar masyarakat bisa memanfaatkan tempat tinggalnya dengan nyaman,” tutup dia.

Tidak cuma mahyani, pemkot juga menyalurkan 200 paket logistik. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved