Kabar Baik! Kapal Perintis Gorontalo Kembali Beroperasi

Kapal perintis Gorontalo ini kembali beroperasi, setelah Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mencabut surat pembatasan operasional yang dikeluarkan

Penulis: Redaksi |
TribunGorontalo.com
Masyarakat Gorontalo yang ingin melakukan perjalanan laut patut senang karena Kapal Perintis Gorontalo kembali beroperasi. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Kabar baik untuk warga yang ingin bepergian melalui jalur laut. Sebab, kapal perintis Gorontalo, kembali beroperasi. 

Kapal perintis Gorontalo ini kembali beroperasi, setelah Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mencabut surat pembatasan operasional yang dikeluarkan 6 Juli 2022 lalu. 

Penjagub Gorontalo Hamka Hendra Noer pun menginstruksikan PT Pelni sebagai pengelola kapal perintis, untuk menormalkan kembali operasi. 

“Alhamdulillah sekarang sudah normal kembali. Kami atas nama pemerintah dan masyarakat Gorontalo berterima kasih kepada Pak Menhub dan jajaran atas kebijakan tersebut,” kata Penjagub Hamka.

Sejak beberapa tahun terakhir Kemenhub mengalokasikan program tol laut untuk sejumlah kapal orang dan barang serta kapal ternak di Gorontalo.

Kapal kapal tersebut melayani beragam rute ke Provinsi Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur.

Kapal perintis KM Sabuk Nusantara 97 pangkalan Pelabuhan Kwandang melayani rute Tarakan, Kalimantan Utara. 

Kapal perintis KM Sabuk Nusantara 76 pangkalan Pelabuhan Gorontalo melayani rute Luwuk, Sulawesi Tengah dan Ternate, Maluku Utara. Ada juga kapal perintis KM Sabuk Nusantara 113 di Tilamuta yang memiliki rute hingga Makassar, Sulawesi Selatan.

Dikatakan Penjagub, terhubungnya akses laut dari dan ke Gorontalo sebagai hal penting untuk menggerakkan ekonomi daerah. 

Tol laut tidak saja memudahkan perpindahan orang dan barang tetapi juga akses ternak dari dan ke Gorontalo. Terpenting lagi, berbiaya murah karena disubsidi oleh pemerintah.

“Beberapa Minggu lalu kita juga sudah menandatangani kerja sama dengan Pemerintah Kota Tarakan dalam hal perdagangan kedua daerah seperti pengiriman ternak dari Gorontalo dengan memanfaatkan keberadaan kapal perintis dan kapal khusus ternak. Ini tentu saja sebuah langkah maju kedua daerah,” imbuhnya.

Pada peninjauan tersebut sedang bersandar kapal perintis KM Sabuk Nusantara 116. Kapal pangkalan Tarakan akan berlayar dari Kwandang, Toli-toli hingga ke Tarakan. Ada sekitar 65 penumpang yang akan berlayar dengan biaya murah bersubsidi sekitar Rp 90 ribu untuk rute terjauh. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved