Pohon Tumbang Gorontalo
Identitas Tiga Warga Gorontalo Korban Pohon Tumbang Belum Diketahui
Tiga warga Gorontalo yang merupakan satu keluarga, yakni korban tertimpa pohon tumbang, Minggu (17/7/2022) hingga kini belum diketahui identitasnya.
Penulis: Redaksi |
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Warga-turut-mengevakuasi.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Limboto - Tiga warga Gorontalo yang merupakan satu keluarga, yakni korban tertimpa pohon tumbang, Minggu (17/7/2022) hingga kini belum diketahui identitasnya.
Peristiwa pohon tumbang itu terjadi di Jalan Ahmad A Wahab, Desa Tomuato Kecamatan Talaga Biru Kabupaten Gorontalo.
Menurut Dedi, warga setempat yang berada di lokasi saat kejadian, peristiwa pohon tumbang itu terjadi sekira pukul 22.00 Wita.
"Mereka satu keluarga. Bapaknya, anak kecil, dan kakaknya," ujar Dedi kepada TribunGorontalo.com.
Warga lain turut membantu evakuasi korban adalah Alfin.
Alfin bersama ayahnya berusaha memotong batang pohon yang menimpa leher anak kecil tersebut.
"Setelah satu jam lebih, anak kecil tersebut berhasil dievakuasi," kata Alfin.
Usai berhasil dievakuasi, ketiga korban segera dilarikan ke Rumah Sakit terdekat oleh petugas Satlantas yang kebetulan melintas.
Selang dua jam kemudian, tim Polda Gorontalo datang ke lokasi. Berbekal peralatan berupa gergaji mesin, pohon yang tumbang itu mulai dibersihkan dari jalanan.
Diketahui, hampir seluruh wilayah Provinsi Gorontalo diguyur hujan lebat dengan intesitas tinggi.
Hingga pukul 04.00 dini hari saat ini, hujan masih mengguyur Kota Gorontalo dan sekitarnya.
Akibat dari pohon tumbang tersebut, arus lalulintas seketika macet, sehingga kendaraan yang melintas terpaksa memutar arah.
Di lokasi yang sama, Kepala Desa Timuato, Ikhsan Hiliwilo meminta pemerintah Gorontalo lebih responsif, dalam penanganan pohon tua yang ada di sepanjang jalan Trans Sulawesi.
"Kami sudah beberapa kali menyurati kepada pemerintah, terkait persoalan penebangan pohon ini," tegas Ikhsan kepada TribunGorontalo.com, Senin (18/7/2022) dini hari.
Ikhsan menyayangkan surat yang dikirimkan belum mendapatkan respon yang baik dari pihak terkait.