KIB Lirik Pilgub Gorontalo
Duet Timur-Barat Gorontalo: Kader PAN Beber Kekuatan Nelson-Syarief
Nelson Pomalingo-Syarie Mbuinga, duet calon gubernur-calon wakil gubernur (cagub-cawagub) dari timur dan barat Gorontalo. Kader PAN beberkan kekuatan.
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Nelson Pomalingo-Syarie Mbuinga, kekuatan duet calon gubernur-calon wakil gubernur (cagub-cawagub) dari timur dan barat Gorontalo.
Pasangan ini menggambarkan kekuatan persatuan Gorontalo yang patut didukung masyarakat pada Pemilihan Gubernur Gorontalo 2024.
Duet Nelson-Syarief mengemuka setelah politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Gorontalo Adhan Dambea melempar ke publik.
Kata mantan Wali Kota Gorontalo itu, pasangan Nelson-Syarief sangat cocok. Dari sisi geopolitik, Syarief ialah tokoh dari barat Gorontalo, sementara Nelson adalah tokoh bagian timur Gorontalo.
Jika duet ini menjadi kesepakatan maka Partai Golkar wajib mendukung.
Lanjut Adhan, di Pilgub Gorontalo 2024, tentunya harus ada koalisi agar lebih berwarna, jangan dua-duanya diambil dari Golkar.
Pasangan ini mengemuka di internal Koalisi Indonesia Bersatu atau (KIB). Koalisi ini dibentuk oleh Partai Golkar, PAN dan Partai Persatuan Pembangunan.
Nelson sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP memang dijagokan di internal partai. Bupati Gorontalo dua periode ini diputuskan maju Pilgub Gorontalo 2024 pada beberapa musyawarah daerah PPP.
Sementara Syarief adalah kader senior Partai Golkar. Mantan Bupati Pohuwato dua periode ini masuk bursa cagub Partai Golkar. Selain Syarief, adalah sejumlah nama seperti:
1) Wali Kota Gorontalo dua periode Marten Taha
2) Anggota DPR RI Idah Syaidah
3) Duta Besar Roem Kono
4) Mantan Wakil Gubernur Tonny Uloli
Ketat Tiket Cagub Golkar
Ketat perebutan tiket calon gubernur dari Partai Golkar Gorontalo. Masuknya nama Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali menambah daftar cagub Golkar dari lima menjadi enam figur.
Sebelumnya ada nama Roem Kono, Tonny Uloli, Idah Syahidah, Marten Taha dan Syarief Mbuinga.
Fungsional Partai Golkar Gorontalo Thomas Mopili menyebutkan terdapat lima figur cagub yang tengah dipersiapkan untuk meramaikan kontestasi di bursa Pemilihan Gubernur Gorontalo 2024.
Soal nama Zainudin Amali, kata Thomas, di Rakerda memang tidak sempat menyebut namanya akan tetapi jika nanti hasil surveinya lebih tinggi tidak menutup kemungkinan akan diakomodir.
Kata Thomas, walaupun nama Amali tidak masuk dalam pembahasan saat di Rakerda untuk memutuskan dia masuk dalam bursa Pilgub. Hal ini ada diskresi dari Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto tentu ada data dan fakta bahwa, Amali pun memiliki elektabilitas tinggi.
"Popularitasnya cukup dan siapa yang tidak mengenal ZA, kemarin dengan angka 300 ribu suara belum terpecahkan rekornya, sehingga hari ini, tentu ZA ada kemungkinan masuk sebagai orang yang akan dicalonkan," jelasnya.
Terkait akan mengerucut ke siapa rekomendasi tersebut, kata Thomas Mopili, tentu Golkar menunggu hasil survei yang telah dipersiapkan untuk mengukur elektabilitas dari beberapa kader yang sudah dipersiapkan.
"Bulan depan surveinya sudah akan turun, nanti kita lihat, " tuturnya
Lanjut Thomas, adat istiadat Partai Golkar jelas, untuk calon pilgub tentu mengacuh pada survei yang dilaksanakan, siapa dari beberapa kader yang hasil surveinya lebih tinggi.
Jika hasil survei Idah Syahidah di bawah, Golkar tidak akomodir walaupun ia istrinya Ketua DPD I Rusli Habibie.
Kita akan survei secara internal dan juga calon-calon yang namanya berkembang di tengah masyarakat, termasuk lawan-lawan, kita survei.
"Kalau mau maju, dari sekarang sudah mulai bekerja agar surveinya naik," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/180722-Nelson-Syarief-22.jpg)