Achril Babyonggo untuk Warga Bonepantai-Gorontalo: Hati-hati Banjir Susulan
Sebelumnya diketahui, pada Kamis 14 Juli 2022, Desa Tongo, Bonepantai, Bone Bolango diterjang banjir setinggi 1 meter.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/16072022_Rumah-Hancur-di-Bonepantai_.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Plt Kepala BPBD Kabupaten Bone Bolango, Achril Babyonggo mengimbau warga Bonepantai untuk berhati-hati dengan banjir susulan.
"Kami mengimbau warga untuk terus berhati-hati banjir susulan, dan menghadapi kemungkinan banjir selanjutnya. Warga juga diminta untuk menyelamatkan barang-barang berharga,” ungkap Achril Babyonggo, Jumat (15/7/2022).
Sebelumnya diketahui, pada Kamis 14 Juli 2022, Desa Tongo, Bonepantai, Bone Bolango diterjang banjir setinggi 1 meter.
Banjir berasal dari luapan Sungai Bayalo yang mengalami peningkatan debit.
Diketahui, pada hari yang sama, juga kawasan itu dilanda hujan yang deras.
Diduga karena bagian hulu, tidak mampu menahan air, sehingga mengalir ke permukiman warga.
Banjir menurut Kepala Desa Tonggo, Anwar Dai, terjadi saat masyarakat Desa Tongo tengah beristirahat.
Karena itu, saat banjir menerjang, masyarakat tidak siap.
Bahkan ada yang kemudian kaget karena tiba-tiba terkepung air.
"Dua rumah rusak parah, akibat banjir,” kata Anwar.
Banjir Terparah
Menurut Anwar, ini adalah banjir ketiga kalinya menerjang wilayah Desa Tongo.
Namun, banjir kali ini diklaim yang paling parah terjadi, karena merusak sejumlah rumah.
Bahkan, tiga motor milik warga dilaporkan hanyut terseret aliran deras air.
"Kami sudah tidak tahu mau tinggal dimana, pakaian dan makanan sudah tidak ada,” ungkap Adensi Mooduto, pria 51 tahun yang menjadi korban banjir.