ATM Bank SulutGo di Gorontalo Kembali Berfungsi, Limit Rp 5 juta Per Hari

Otoritas Bank SulutGo melalui laporan tertulisnya menyampaikan, per hari ini, 8 Juli 2022, semua ATM cabang Gorontalo sudah dapat digunakan kembali. 

Penulis: redaksi | Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
Pihak Bank SulutGo melakukan investigasi terkait upaya skimming yang terjadi di bank daerah tersebut. Langkah mitigasi dilakukan serta mengganti dana nasabah yang jadi korban skimming. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Seluruh mesin anjungan tunai mandiri (ATM) Bank SulutGo di seluruh wilayah Gorontalo, kini kembali berfungsi. 

Otoritas Bank SulutGo melalui laporan tertulisnya menyampaikan, per hari ini, 8 Juli 2022, semua ATM cabang Gorontalo sudah dapat digunakan kembali. 

Namun, pihak Bank SulutGo untuk sementara memberlakukan pembatasan transaksi (limit). 

Penarikan dana tunai menggunakan ATM, per transaksi dibatasi sebesar Rp 500 ribu. 

Sementara batas transaksi hanya boleh sepuluh kali dalam satu hari. Artinya, hanya bisa menarik Rp 5 juta per hari. 

Sementara itu, maksimal transfer antar bank dibatasi sebesar Rp 1 juta per hari. 

“Adapun limit transaksi ini berlaku dari tanggal 6 Juli 2022 pukul 18.00 WITA sampai dengan pemberitahuan selanjutnya,” sebagaimana dikutip TribunGorontalo.com dari pemberitahuan resmi Bank SulutGo melalui laporan tertulis, Jumat (8/7/2022). 

Sebelumnya, Direktur Utama Bank SulutGo, Revino Pepah dalam keterangannya membenarkan adanya upaya skimming yang dialami oleh sejumlah nasabah Bank SulutGo

Katanya, pihak Bank SulutGo telah menerima pengaduan beberapa nasabah melalui Call Center ataupun secara langsung melalui customer service.

“Di dalam penemuan kami, bahwa kejadian yang cukup luar biasa ini, merupakan tindak kejahatan perbankan yang disebut Skimming.”

Sebagai informasi, skimming adalah metode kejahatan perbankan. Pelaku mencuri data pengguna ATM, lantas membobol rekening tersebut. 

Biasanya, pelaku skimming menggunakan alat bernama scammer. Bentuknya mirip mulut ATM, sehingga sulit dideteksi oleh para korban. 

Metodenya, ketika kartu korban dimasukan dalam scammer, maka mesin itu akan merekam informasi dari kartu korbannya. 

Kata Revino, sejak pihaknya menemukan nasabah Bank SulutGo terkena kejahatan skimming, pihaknya langsung bergerak cepat. 

Pihaknya mengambil langkah preventif dan mitigasi dengan mengamankan data para nasabah yang kena skimming.

“Serta kami mengganti kerugian yang dialami oleh para nasabah,” kata Revino dalam keterangannya melalui video klarifikasi.

Sebelumnya, sejumlah nasabah Bank SulutGo mengaku uang di rekeningnya berkurang tiba-tiba, padahal tidak melakukan penarikan.

Kabar ini pun membuat para nasabah heboh. Beruntung, pihak Bank SulutGo bergerak cepat dengan memblokir seluruh transaksi agar pelaku tidak dapat meneruskan aksinya.

“Izinkan saya memohon maaf atas ketidaknyamanan yang menimpa nasabah kami. Kami juga mengimbau bapak-ibu sekalian untuk rutin mengganti PIN ATM. Apabila ada yang mencurigakan segera hubungi call center atau kantor BSG terdekat,” pungkas Revino. (*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved