Pilpres 2024
Elnino Berpotensi Menjadi Pendulang Suara Prabowo-Muhaimin di Provinsi Gorontalo
Politikus Partai Gerindra Gorontalo Elnino Husein Mohi berpotensi menjadi vote getter (pendulang suara) untuk Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/020722-Prabowo-Muhaimin-27-1.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Politikus Partai Gerindra Gorontalo Elnino Husein Mohi berpotensi menjadi vote getter (pendulang suara) untuk Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar jika Partai Gerindra-Partai Kebangkitan Bangsa mengusung keduanya pada Pilpres 2024.
Anggota DPR RI dari Gerindra Gorontalo Elnino punya cukup modal elektoral untuk jadi vote getter (pendulang suara) untuk Prabowo-Muhaimin. Elnino memperoleh 67.515 suara dukungan atau 9,8 persen suara dari 688.445 suara sah pemilih di Provinsi Gorontalo pada Pemilu 2019.
Peluang menjadi vote getter (pendulang suara) Prabowo-Muhaimin setelah politikus Gerindra Elnino ikut meramaikan bursa calon gubernur pada Pilgub Gorontalo 2024.
Berikut data perolehan suara 3 anggota DPR RI 2019-2024 Daerah Pemilihan Gorontalo periode 2019-2024 hasil Pemilu 2019:
1) Elnino M Husein Mohi, ST MSi
Suara Sah: 67.515
Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)
2) Dra Hj Idah Syahidah Rusli Habibie, MH
Suara Sah: 98.795
Partai Golongan Karya (Golkar)
3) Rachmat Gobel
Suara Sah: 146.067
Partai Nasional Demokrat (Nasdem)
Lalu siapa sosok Elnino yang berpotensi menjadi vote getter Prabowo-Muhaimin?
Dikutip dari website DPR RI, Elino adalah anggota DPR RI ke-133 dari Fraksi Gerindra. Dia berasal dari Daerah Pemilihan Gorontalo.
Riwayat Pendidikan
- STT Telkom Bandung Tahun: - 1998
- Universitas Indonesia. Tahun: - 2007
- 6 Tahun, SDN II Ayula. Tahun: 1981 - 1987
- 3 Tahun, SMP Negeri 6 Kota Gorontalo. Tahun: 1987 - 1990
- 3 Tahun, SMAN 81 Labschool Tahun: 1991 - 1993
Riwayat Pekerjaan
Pemimpin Redakasi Harian Lo Lipu, Sebagai: Pemred. Tahun: - 1999
Redaktur Harian Gorontalo Pos, Sebagai: Redaktur. Tahun: - 2000
Pakar LP26 dan LPA, Sebagai: Dewan Pakar. Tahun: - 2001
Pemimpin Redaksi Tabloid Binguai, Sebagai: Pemimpin Redaksi. Tahun: - 2002
Riwayat Organisasi
Perwakilan Yayasan Suharso Monoarfa, Sebagai: . Tahun: -
Mas ICMI Orwil Gorontalo, Sebagai: Ketua. Tahun: - 2008
The Pressnass Centre Gorontalo, Sebagai: Sekretaris. Tahun: - 2009
Aliansi Pengawas Perjuangan Provinsi Gorontalo, Sebagai: Wakil Ketua. Tahun: - 2008
Lamahu Jakarta, Sebagai: Wakil Sekretaris. Tahun: - 2005
Komunitas Internet Gorontalo Maju, Sebagai: Koordiantor. Tahun: - 2006
Koalisi Gerindra-PKB Gorontalo
Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar punya modal elektoral 99.721 suara atau 14,48 persen pemilih di Provinsi Gorontalo.
Modal 14,48 persen suara Prabowo-Muhaimin di Gorontalo paling banyak disumbang Partai Gerindra, yakni 87.748 suara atau 87,99 persen, sisanya disumbang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Suara Prabowo-Muhaimin (14,48 persen) di Gorontalo mengacuh dari hitungan 688.445 suara sah hasil Pemilu Legislatif tahun 2019 untuk DPR RI.
Berikut ini urutan hasil perolehan suara pileg DPR RI di Provinsi Gorontalo:
Partai Golkar: 194.660 (suara)
Partai NasDem: 169.509
Partai Gerindra: 87.748
PPP: 69.784
PDIP: 37.423
Partai Demokrat: 35.212
PKS: 24.945
PAN: 21.840
Partai Berkarya: 13.786
PKB: 11.973
Partai Hanura: 7.041
Partai Perindo: 6.116
PSI: 3.491
Partai Garuda: 2.390
PBB: 1.937
PKPI: 590
Suara Sah: 688.445
Suara Tidak Sah: 32.587
Total Suara: 721.032
Sementara di tingkat nasional, kesepakatan kerja sama yang dibangun antara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan Partai Gerindra dalam menyongsong Pemilu Serentak 2024 semakin matang.
Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu DPP PKB Jazilul Fawaid mengatakan setelah pertemuan kedua elite partai politik beserta ketua DPW PKB dan DPD Gerindra se-Indonesia di Jakarta pada Kamis (30/6/2022) malam, mesin partai kedua parpol langsung tancap gas hingga di tingkat bawah.
”Ternyata animo dari para pengurus dan publik atas kerjasama yang disepakati antara PKB dan Gerindra ini luar biasa. Mereka langsung berjalan, langsung gerak. Mesin politik PKB dan Gerindra sama-sama langsung hidup. Itu menurut saya petanda yang baik. Artinya PKB dan Gerindra sama-sama memiliki keyakinan untuk menang. Dua mesin politik ini begitu connect dan langsung jalan,” ujar Gus Jazil kepada wartawan di Jakarta, Jumat (1/7/2022).
Gus Jazil mengatakan bahwa dalam kesepakatan kerjasama yang dibangun sejak awal dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya ini, kedua partai sudah memiliki hitung-hitungan yang kuat bahwa ketika dua kekuatan besar ini bersatu dengan mengusung duet Prabowo-Muhaimin atau Muhaimin-Prabowo maka hasilnya akan sukses di Pemilu 2024.
”Gus Muhaimin dan Pak Prabowo ini sama-sama ketua umum parpol. Keduanya punya mesin komando kepada struktur partai sampai tingkat bawah. Masing-masing punya plus minusnya, tapi kami sudah berhitung. Gus Muhaimin dan Pak Prabowo, punya dua kekuatan yakni sama-sama ketum parpol. Soal siapa nanti yang menjadi capres atau cawapres, tinggal dibicarakan,” ucapnya.
Menurutnya, bertemunya dua kekuatan in didasari atas keyakinan yang kuat dari kedua belah pihak bahwa ketika dua kekuatan ini bertemu maka akan menjadi kekuatan yang dahsyat.
”Kami sama-sama yakin, PKB-Gerindra bersatu akan menang, meskipun selama ini PKB dan Gerindra belum pernah berkoalisi. Jadi, koalisi ini dibangun untuk menang, bukan hanya untuk bisa nyalon. Kalau cuma untuk bisa menjadi calon, PKB punya banyak pilihan,” katanya.
Gus Jazil mengatakan bahwa selama ini PKB dari pemilu ke pemilu hanya menjadi pengusung. Pada Pilpres 2019 lalu, misalnya, KH Maruf Amin yang berpasangan dengan Joko Widodo memang diusung oleh PKB.
”Tapi Kiai Maruf Amin bukan ketua umum. Hari ini, Gus Muhaimin sebagai ketum PKB yang diberikan amanat oleh partai untuk maju dalam pilpres 2024. Gus Muhaimin dan Pak Prabowo ini kombinasinya sudah cocok. Sama-sama ketua umum, punya pengalaman mengelola partai, punya penggalaman menggerakkan organisasi. Pak Prabowo juga diterima oleh para kiai, Pak Muhaimin juga memiliki hubungan yang baik dengan kiai dan para tokoh nasionalis yang lain,” ujarnya.
Di sisi lain, meski kerjasama kedua partai sudah semakin mantap bahkan sudah ada pertemuan ketua DPD dan DPW di antara ketua partai.
Namun, bukan berarti keduanya menutup diri terhadap kemungkinan bergabungnya parpol lain dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya ini.
"Jadi kami dan Gerindra selain bersepakat untuk menjalin kerja sama, juga bersepakat untuk tetap membuka kerjasama dengan parpol-parpol lain seperti PKS atau lainnya. Kami sepakat untuk tidak menutup partai lain bergabung,” katanya. (*)