Pilpres 2024
Elektabilitas Tertinggi, Pengamat Sarankan Gerindra-PKB Usung Prabowo-Khofifah
Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa disarankan mengusung Prabowo Subianto-Khofifah Indar Parawansa pada Pilpres 2024.
TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa disarankan mengusung Prabowo Subianto-Khofifah Indar Parawansa pada Pilpres 2024.
Prabowo-Khofifah berpeluang lebih besar daripada Prabowo-Muhaimin Iskandar untuk memenangkan Pilpres 2024.
Political Weather Station (PWS) pernah melakukan survei yang menunjukan bahwa sebanyak 45,6 persen responden mengaku akan memilih Prabowo-Khofifah.
Direktur Lembaga Kajian Politik Nusakom Pratama Ari Junaedi menilai duet itu cukup efektif untuk merebut suara konstituen.
Koalisi Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) disarankan mengusung Prabowo Subianto dan Khofifah Indar Parawansa sebagai calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
“Akan memiliki opportunity politik yang lebih tinggi jika ada sosok lain yang diajukan PKB mendampingi Prabowo, seperti Khofifah misalnya,” tutur Ari pada Kompas.com, Sabtu (2/7/2022). Sebab, lanjut Ari, masyarakat punya respon positif atas kinerja keduanya sebagai pejabat publik.
“Prabowo yang moncer di survei, korelasinya adalah dengan posisinya sebagai Menteri Pertahanan. Di mata publik, kinerja Prabowo bagus, dan berhasil membawa kemajuan di sektor pertahanan,” kata dia.
“Demikian juga Khofifah, posisinya sebagai Gubernur Jawa Timur membawa implikasi kinerjanya disambut positif oleh publik,” ungkapnya. Di sisi lain, Ari tak melihat respon positif itu dimiliki oleh Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.
“Posisi Cak Imin sebagai Wakil Ketua DPR dan ketua umum partai kurang berhasil dikapitalisasi pada faktor elektoral, walau berdampak pada faktor popularitas,” imbuhnya.
Diketahui berdasarkan video yang diterima Kompas.com dari Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, Kamis (30/6/2022), kedua partai politik (parpol) itu sepakat membentuk koalisi.
erpisah, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani menyampaikan partainya dan PKB telah memiliki kesamaan persepsi dan cara pandang. Ia menyebut pihaknya merasa mendapatkan tambahan semangat setelah membangun kerja sama dengan PKB.
Sementara itu Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid menuturkan, nama koalisi itu adalah Silaturahmi Indonesia Raya. Ia menegaskan tujuan pembentukan koalisi adalah memenangkan Pemilu 2024.
Lembaga survei Political Weather Station (PWS) menyebutkan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berpeluang menang jika dipasangkan dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Hal itu diketahui dari simulasi pilpres yang digelar PWS.
Dalam simulasi itu, Prabowo dipasangkan dengan banyak nama. Tingkat keterpilihan tertinggi adalah jika dipasangkan dengan Khofifah. Peneliti PWS Mohammad Tidzi mengatakan, menduetkan sosok tidak semata-mata berbasis koalisi partai, melainkan berpijak pada orientasi mencari dukungan publik seluas mungkin.
Tidzi menjelaskan, Prabowo dipasangkan dengan Khofifah dengan orientasi menguasai suara Jawa Timur dan Nahdlatul Ulama (NU) yang selama ini terbukti cukup menjadi penentu kemenangan capres-cawapres.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/020722-Prabowo-Khofifah-1.jpg)