Jumat, 13 Maret 2026

Nenek Gorontalo Meninggal Dianiaya

Pengakuan Nenek Asal Tabulo Gorontalo sebelum Meninggal: Ditampar, Dipukul Pakai Kayu dan Dicubit

Nenek Fatma Tuna (70) asal Desa Tabulo Selatan, Boalemo, Provinsi Gorontalo mengaku sering disiksa, ditendang, dipukul pakai kayu pagar rumah.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Pengakuan Nenek Asal Tabulo Gorontalo sebelum Meninggal: Ditampar, Dipukul Pakai Kayu dan Dicubit
Kolase tangkapan layar video WA/ist
Nenek Fatma Tuna (70) asal Dusun Batu Merek, Desa Tabulo Selatan, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo. Korban mengaku sering disiksa, ditendang, dipukul pakai kayu pagar rumah hingga dicubit. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Marisa - Nenek Fatma Tuna (70) asal Dusun Batu Merek, Desa Tabulo Selatan, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo mengaku sering disiksa, ditendang, dipukul pakai kayu pagar rumah hingga dicubit.

Nenek Fatma menceritakan dugaan disiksa, ditendang, dipukul pakai kayu pagar rumah hingga dicubit di rumah anak kandung Yunus Hasan (53) dan anak mantu SY, Desa Buntulia Barat, Kecamatan Duhiadaa, Kabupaten Pohuwato.

Pengakuan dugaan disiksa, ditendang, dipukul pakai kayu pagar rumah hingga dicubit oleh nenek asal Tabulo Selatan Gorontalo sebelum meninggal disiarkan langsung melalui Facebook oleh keluarga.

Video berdurasi 2 menit 34 detik itu menceritakan dugaan penyiksaan oleh Fatma. Korban mengakui itu saat ditanyai keluarga. Rekaman video saat korban dalam mobil dibawa anaknya Niko Umar dari Marisa menuju Kabupaten Gorontalo.

Korban yang mengenakan jilbab warna coklat dan pakai batik ditanyai keluarga. Dia menjelaskan dugaan penyiksaan itu dalam bahasa Gorontalo.

Berikut pengakuan korban yang sudah diterjemahkan ke Bahasa Indonesia.

Fatma mengaku sering sering ditampar.

Dipukul pakai kayu pagar.

Malam sebelumnya dia sering ditendang.

Dia sering diberi makan.

Ssering disiram pakai air bekas cuci piring.

Dicubit sampai lebam.

Fatma mengaku kesakitan dan sering menangis.

Sebelumnya, viral video dugaan penganiyaan yang berujung maut nenek Fatma Tuna (70) asal Dusun Batu Merek, Desa Tabulo Selatan, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo lewat live Facebook menantunya, Jumat 24 Juni 2022.

Pada live FB viral itu, si menantu mengeluh terhadap mertuanya. Dia mengeluarkan kata-kata tak pantas terhadap korban Fatma Tuna asal Tabulo Mananggu. Perekaman aksi berujung maut di rumah menantu Desa Buntulia Barat, Kecamatan Duhiadaa, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved