PEMPROV GORONTALO
Dikbudpora Provinsi Gorontalo: Upaya Pihak SMAN 1 Telaga Sudah Maksimal
Penganiayaan di SMAN 1 Telaga Biru Kabupaten Gorontalo ditanggapi oleh Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Penganiayaan yang terjadi di SMAN 1 Telaga Biru Kabupaten Gorontalo ditanggapi oleh Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo, Senin (27/6/2022).
Kepada TribunGorontalo.com, Kepala Dikbudpora Provinsi Gorontalo Wahyudin Katili mengatakan, pihaknya telah mengetahui dan memantau kasus penganiayaan yang terjadi di SMAN 1 Telaga Biru.
Pihak Dikbudpora Provinsi Gorontalo mengakui, tindakan dan upaya pihak SMAN 1 Telaga biru sudah maksimal, dari segi hal menyelesaikan permasalahan tersebut dan dilakukan dengan jalan perdamaian, mediasi orang tua siswa, dan pembimbingan terhadap siswa yang berselisih.
Menurut Wahyudin, pihak sekolah tidak ada niat sama sekali untuk membiarkan permasalahan itu berlarut-larut. Oleh sebab itu, kata dia, pihak sekolah telah berupaya untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.
“Kami bersyukur sekolah pun berupaya mengantisipasi setiap hal hal yang mungkin terjadi di sekolah, oleh sebabnya pihak sekola berupaya mendampingi, dan dengan adanya kesepakatan orang tua wali untuk bisa sama sama melakukan pendampingan kepada siswa dan mau, agar tidak kesan pembiaran tersebut,” jelas Wahyudin.
“Bahkan viralnya berita tersebut sudah adanya kesepakatan dari orangtua pelaku untuk bersedia memberikan bantuan dan guru guru sekolah ini pun menurut laporan kepala sekolah sudah melakukan home visite,” imbuhnya.
Khususnya pihak sekolah, lanjut dia, untuk bisa mengakui dan bisa memahami setiap emosional setiap orang, terlebih orang tua wali dalam situasi sekarang ini.
Baca juga: Begini Kondisi Siswa Korban Pengeroyokan di SMAN Telaga Biru
“Saya sudah menyampaikan kepada kepala sekolah untuk bisa memahami emosi dari orang tua murid, dan menjaga kedekatan serta menjaga agar tidak saling mendendam khususnya siswa,” kata dia.
Perihal Laporan yang sudah sempat dilayangkan oleh pihak kuasa hukum dari korban di Polda Gorontalo, Dinas Dikbudpora menghormati proses hukum yang sudah berjalan.
“Kami pun tidak menyangka bahwa sekolah turut dilaporkan karena kejadian hal ini, kalau kita mengikuti prosedurnya saja dan perkembangannya seperti apa,”ungkapnya.
“Kami pun akan mengikuti, dan akan berusaha mendudukkan permasalahan ini dengan baik, tidak ada niatan kami untuk bisa melakukan pembiaran, karena kami tidak bisa membendung permasalahan ini bisa terjadi,” tutup Kadis Dikbudpora.
Dinas Dikbudpora berharap permasalahan tersebut bisa diselesaikan secara kekeluargaan, agar tidak mengganggu proses aktivitas di sekolah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Dikbudpora-Provinsi-Gorontalo-mengatakan-apa-yang-dilakukan-pihak-SMAN-1-Gorontalo-sudah-maksimal.jpg)