Capres 2024

Cinta Segitiga Nasdem-Demokrat-PKS, Pengamat dari Gorontalo: Skor 2-1 untuk Anies-AHY

Cinta segitiga Partai Nasdem-Partai Demokrat-PKS menuju pelaminan! Skor dukungan 2-1 untuk Anies dan AHY.

Penulis: Redaksi | Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Cinta Segitiga Nasdem-Demokrat-PKS, Pengamat dari Gorontalo: Skor 2-1 untuk Anies-AHY
Kolase TribunGorontalo.com
Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Cinta segitiga Partai Nasdem-Partai Demokrat-PKS menuju pelaminan! Skor dukungan 2-1 untuk Anies-AHY. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Drama politik 'cinta segitiga' Partai Nasdem-Partai Demokrat-PKS menuju pelaminan! Skor dukungan 2-1. Anies Baswedan lebih dijagokan capres, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) cawapres. 

Nasdem-PKS cenderung usung Anies, AHY hanya dari dukungan Demokrat. Dari skor 2-1 ini, diprediksikan drama 'cinta segitiga' Nasdem-Demokrat-PKS akan mengusung Anies-AHY ke pelaminan, Pilpres 2024.

Pengamat politik Gorontalo, Erman Rahim memprediksi akan terbangun koalisi Nasdem-Demokrat-PKS. Pasangan capres-cawapres, Anies-AHY.

Pengamat politik dari Gorontalo, Erman Rahim. Skor 2-1 untuk Anies-AHY.
Pengamat politik dari Gorontalo, Erman Rahim. Skor 2-1 untuk Anies-AHY. (TribunGorontalo.com/Ronald Rampi)

Kepada TribunGorontalo.com pada Kamis (23/6/2022) malam, Erman yang juga merupakan tokoh akademisi ini mengungkapkan ada hubungan politik antara ketiga partai politik jika dikemudian hari memutuskan untuk berkoalisi. 

Kekuatan Anies-AHY di Parlemen Senayan (DPR RI):

- Nasdem: 59 kursi (10,26 persen)

- Demokrat: 54 kursi (9,39 persen)

- PKS: 50 kursi (8,69 persen)

- Total: 163 kursi (28,34 persen)

"Sulit bagi PKS berkoalisi dengan PDIP. Begitu juga Demokrat, terasa sulit untuk menjadi mitra PDIP karena ada sejarah-sejarah yang tak bisa dilupakan. Yang memungkinkan itu adalah koalisi PKS-Demokrat, dan mungkin juga dengan Nasdem," ujarnya.

Ada beberapa irisan yang bisa menjadi kata kunci untuk ketiga partai politik ini berkoalisi. Yang pertama adalah terkait dengan figur yang didukung.

Dalam pelaksanaan rapat pimpinan nasional (Rapimnas) PKS, banyak disebut nama Anies sebagai capres. 

Hal serupa juga terjadi pada rapat kerja nasional (Rakernas) Nasdem. Nama Anies masuk dalam nominasi figur yang bakal direkomendasikan. 

"Saya kira PKS akan mencalonkan Anies. Nasdem juga demikian, mengarah ke Anies," ungkapnya. 

Ada juga indikator lain, mengapa PKS-Nasdem bisa lebih cenderung ke Anies? Yaitu tentang figur Gubernur DKI Jakarta tersebut, yang disebut sebagai simbol oposisi pemerintahan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved