Massa Papmib-G: Kami Tahu di Bone Bolango Banyak Masalah, Itulah Kenapa Kami Demo

Kordinator Aksi (Korlap) Papmib-G Fajri Langene mengungkapkan, aksi ini adalah bentuk dari keresahan mahasiswa Bone Bolango.

TribunGorontalo.com
Ratusan massa aksi Papmib-G demonstrasi di Kantor Kejaksaan Gorontalo, Selasa (21/6/2022). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Suwawa - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan aksi Pelajar Mahasiswa Indonesia Bone Bolango Gorontalo (Papmib-G) melakukan demonstrasi di Kantor Bupati Bone Bolango, Selasa (21/06/2022).

Pantauan TribunGorontalo.com, saat tiba di Kantor Kejaksaan Bone Bolango, massa aksi Papmib-G dikawal ketat pihak kepolisian dan Satpol PP.

Kordinator Aksi (Korlap) Papmib-G Fajri Langene mengungkapkan, aksi ini adalah bentuk dari keresahan mahasiswa Bone Bolango.

"Kita tahu bersama banyak masalah yang terjadi di kabupaten Bone Bolango, ini menjadi satu alasan kami turun untuk aksi hari ini," ujar Fajri.

Ketua umum Papmib-G Frangki Hadju saat di wawancarai menjelaskan, aksi bentuk kepedulian mereka terhadap pemerintah Bone Bolango, supaya masalah yang ada di Bone Bolango cepat selesai.

"Kita tahu bersama, Bone Bolango selalu di kenal dengan slogan bersih dari korupsi dan selalu dikenal dengan Bone Bolango Cemerlang. Maka dari itu, harus dilaksanakan dengan sebaik-baik, bukan untuk membiarkan masalah yang terjadi," ungkapnya.

Adapun tuntutan massa aksi Papmi-G, sebagai berikut:

1. Usut tuntas terkait masalah PDAM Perumda Tirta Bolango, yang diduga bermasalah dan merugikan keuangan negara hingga Milaran Rupiah.

Meminta kepada kejakasaan Bonbol uNTUKmemeriksa Direktur PDAM Bonbol yang di duga bermasalah terkait anggran PDAM.

Meminta DPRD Bonbol utk memanggil direktur PDAM, untuk mempertanyakan dugaan kerugian negara yang melibatkan pihak direktur PDAM.

2. Usut tuntas terkait persoalan program Sistem Informasi desa (SID), yang diduga bermasalah dan melibatkan pihak bapeda Bone Bolango. Tahun anggaran 2020-2021.

3. Usut tuntas terkait persoalan pengadaan sapi tahun anggran 2017 hingga 2019 yang di duga bermasalah dan melibatkan pihak Dinas BPMDES.

Bahwa dalam pengadaan sapi yang telah di kucurkan ke desa desa itu tidak sesuai spesifikasi. Sehingga perlu dipertanggungjawabkan oleh pihak Dinas BPMDES, karena jika hal ini dibiarkan, maka potensi kerugian Negara. Dan meminta kejaksaan untuk menelusuri persoalan ini.

4. Usut tuntas terkait persoalan program pengadaan tenaga surya tahun 2017 hingga tahun 2020, yang diduga bermasalah tidak sesuai spesifikasi pengadaan.
Sehingga perlu ditelusuri oleh pihak Kejaksaan Negeri Bone Bolango.

5. Usut tuntas terkait pengelolaan retribusi di tempat Pendaratan Pelelangan Ikan (PPI) di Inengo Kecamatan Kabila Bone.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved