Uyun Nusi Beber Khasiat Air Nira Alias Saguer Bagi Masyarakat Gorontalo

Air nira alias saguer dipercaya oleh masyarakat Gorontalo memiliki khasiat bagi kesehatan.

TribunGorontalo.com
Saguer/Air Nira yang memiliki manfaat kesehatn di Jalan Reformasi Kelurahan Hutuo Limboto 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Air nira alias saguer dipercaya oleh masyarakat Gorontalo memiliki khasiat bagi kesehatan.

Uyun Nusi misalnya, ia sejak dua tahun terakhir berjualan air nira, di Jalan Reformasi Kelurahan Hutuo Kecamatan Limboto.

Kepada TribunGorontalo.com, ia mengatakan, untuk mendapatkan air nira tersebut, ia harus membelinya langsung kepada petani pohon aren atau enau.

Dalam sehari, Ia membelinya menggunakan jerigen ukuran lima liter seharga 25 ribu, dari lima liter tersebut di jual ecer dengan takaran 600 ml setara satu liter.

Untuk ukuran 600 ml dijual dengan harga 5000 ribu per botolnya sedangkan untuk ukuran satu liter dijual dengan harga Rp 10 ribu.

“Saya dapatnya dari petani tipar (petani yang mengambil air nira) itu seharga Rp 25 ribu, saya jualan botol kecil Rp 5 ribu dan botol besar Rp 10 ribu,” tutur Uyun.

Dalam sehari ia mampu menjual sebanyak lima liter.

Uyan mengaku, kalau air nira yang dijualnya tersebut tidak laku, itu akan dimanfaatkan menjadi cuka dan dijual kembali.

“Kalo saguer ini cuma sehari tidak bisa lewat sehari, kalau sudah lewat saya diamkan di buat menjadi cuka dan di jual lagi dengan harga Rp 15 ribu per botol besar,” ungkapnya.

Saguer atau air nira itu, lanjut dia, banyak dibeli untuk keperluan kesehatan semisalnya untuk obat pencernaan, demam, melancarkan asi, serta dapat menggemukan badan.

“kalo yang beli umumnya dipakai untuk mengobati yang gangguan pencernaan dan untuk ibu yang menyusui,” tambah dia.

Sedangkan olahan saguer/ nira yang sudah menjadi asam cuka digunakan untuk mencuci plasenta bayi yang baru lahir serta dimanfaatkan untuk ternak sapi dan kuda apabila ternak tersebut mengalami demam tinggi.

“Kalau yang sudah jadi cuka itu kebanyakan dipakai hulango (dukun anak) untuk memandikan ari-ari sebelum dikuburkan, sama dipakai ternak apabila ternak mengalami demam,” tutup Uyan. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved