Pilpres 2024
Nasdem-Demokrat Butuh Koalisi, Nasib Anies Baswedan-AHY di Tangan PKS
PKS akan menentukan nasib pasangan capres-cawapres Anies Baswedan-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/190622-Anies-Salim.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - PKS akan menentukan nasib pasangan capres-cawapres Anies Baswedan-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Seandainya PKS bergabung di Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya yang dibentuk Partai Gerindra-PKB, maka tamat sudah Anies-AHY.
Pasangan Anies-AHY tak bisa maju Pilpres 2024, lantaran partai pendukung, Partai Nasdem dan Partai Demokrat tidak cukup memenuhi syarat 115 kursi atau 20 persen di parlemen.
- PKB-PKS-Gerindra
186 kursi (32,34 persen)
Melebihi ambang batas presidential trhreshold 20 persen kursi di DPR RI
- Demokrat-Nasdem
113 kursi (19,65 persen/tidak cukup)
Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri mengatakan, komunikasi dengan Partai Demokrat akan terus dilakukan.
Meski demikian, pihaknya masih membuka kemungkinan untuk berkoalisi dengan beragam partai yang ada.
Di sisi lain, ia pun memprediksi akan terdapat tiga pasang calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) pada Pemilu 2024.
"Komunikasi (dengan Demokrat) akan terus berjalan sampai nanti mudah-mudahan ada poros. Kalau kita lihat kemungkinan ada tiga capres mudah-mudahan itu terwujud," ujar Salim saat ditemui di JCC, Jakarta, Minggu (19/6/2022).
Sebelumnya, Partai Demokrat, PKB, dan PKS sempat dikabarkan tengah menjalin komunikasi untuk membangun koalisi pada Pemilu 2024 mendatang. Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan, saat ini komunikasi intensif masih terus dilakukan oleh ketiga elite parpol.
"Akhir-akhir ini, komunikasi dengan PKS dan PKB makin intens. Ada kesamaan platform, visi dan cara pandang dalam memperjuangkan hak-hak dan program-program pro rakyat," kata Herzaky dalam keterangan tertulis, Jumat (17/6/2022).
Namun demikian, tatanan koalisi antara PKB, PKS, dan Partai Demokrat saat ini masih belum pasti.