Rabu, 4 Maret 2026

Dua Alasan PSI Tidak Dukung Anies Baswedan Jadi Capres 2024, Begini Kata Grace Natalie

Dua alasan utama sehingga Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memilih tidak mendukung Anies Baswedan sebagai kandidat capres 2024 dari Partai Nasdem.

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Dua Alasan PSI Tidak Dukung Anies Baswedan Jadi Capres 2024, Begini Kata Grace Natalie
Kolase TribunGorontalo.com/kompas.com
Politikus PSI Grace Natalie dan Anies Baswedan. Dua alasan PSI tidak dukung Anies Baswedan jadi capres 2024. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Dua alasan utama sehingga Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memilih tidak mendukung Anies Baswedan sebagai kandidat capres 2024 dari Partai Nasdem.

Dua alasan tidak dukung Anies Baswedan, yakni PSI konsisten dengan prinsip anti-intelorensi dan antikorupsi.

Dua alasan anti-intoleransi dan antikorupsi dikemukakan Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie.

Anies menjadi satu di antara tiga kandidat bakal capres yang akan diajukan Nasdem untuk Pilpres 2024. Ada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Meski Anies dihujani dukungan, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menegaskan tetap tidak akan mendukung Anies.

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie.
Anies Baswedan, Ganjar Pranowo dan Andika Perkasa diusulkan secara resmi menjadi bakal calon presiden Partai NasDem. Simak harta kekayaan Ganjar, Andika Perkasa dan Anies Baswedan

Anies Baswedan, Ganjar Pranowo dan Andika Perkasa diusulkan secara resmi menjadi bakal calon presiden Partai NasDem. Simak harta kekayaan Ganjar, Andika Perkasa dan Anies Baswedan (kolase tribunnews)

"Menyangkut hal ini, sudah sangat jelas bahwa PSI tidak akan mendukung Mas Anies di Pilpres 2024,” kata Grace, Minggu (19/6/2022), dilansir Kompas.com.

Selama Anies menjabat sebagai Gubernur DKI, PSI memang dikenal lantang dalam mengkritik Anies.

Terlebih mengenait isu SARA dalam Pilgub DKI 2017 dan Formula E yang dinilai memiliki masalah terkait anggaran.

PSI menyatakan tetap teguh dengan pendiriannya, yang dikatakan anti-intelorensi dan antikorupsi.

"Kami memeluk teguh prinsip anti-intoleransi dan antikorupsi,"

"Maka, tak mungkin kami mendukung kandidat yang bermasalah dalam dua atau salah satu prinsip tersebut,"

"Prinsip harus ditegakkan dengan sebaik-baiknya. PSI menolak untuk bersikap pragmatis dan oportunis," katanya.

Lanjut Grace juga mengklaim,berdasarkan hasil penjaringan PSI, Anies tidak masuk dalam nominasi 'layak' menjadi penerus Presiden Jokowi.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved