Cak Imin Temui Prabowo, Nasdem dan Demokrat Terancam Mati Langkah

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu bertemu Prabowo Subianto, Sabtu (18/6/2022). Partai Nasdem dan Partai Demokrat terancam mati langkah.

Editor: Lodie Tombeg
Kolase TribunGorontalo.com
Muhaimin Iskandar dan Prabowo Subianto. Cak Imin menemui Prabowo, Nasdem dan Demokrat terancam mati langkah. 

Saat ini, masih ada beberapa parpol yang belum menentukan pasangan koalisi sementara mereka tidak bisa mengusung pasangan calon sendiri sehingga mau tidak mau harus berkoalisi.
Selain Demokrat, ada pula Partai Nasdem dan Gerindra yang belum menentukan pasangan koalisi.

"Kalau ada nanti tambahan siapa, kan masih banyak. Nasdem belum, Demokrat belum, Gerindra belum. Nah, kalau ini tiba-tiba gabung, bukan Semut Merah itu, tapi bisa jadi Koalisi Naga Merah,” kata Gus Jazil, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (17/6/2022).

Koalisi Pilpres 2024:

- Koalisi Indonesia Bersatu

Golkar-PAN-PPP 148 kursi (25,73 persen)

Prediksi

- Demokrat-Nasdem 113 kursi (19,65 persen/tidak cukup)

Mengerucut Tiga Poros

Koalisi partai politik menghadapi Pilpres mulai mengerucut tiga poros. Partai Nasdem dan Demokrat harus bergabung ke PDIP, KIB atau KNM.

Gabungan kursi parlemen (DPR RI) Partai Nasdem dan Partai Gerindra mencapai 137 kursi atau 23,82 persen.

 

Koalisi Pilpres 2024:

- Koalisi Indonesia Bersatu

Golkar-PAN-PPP 148 kursi (25,73 persen)

- Koalisi Semut Merah
PKB-PKS 108 kursi (18,78 persen/belum cukup)

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved