Hari Ketiga Operasi Patuh Otanaha 2022, Polantas Gorontalo Kota Jaring 121 Pelanggar

Dalam tiga hari operasi, setidaknya sudah ada 121 pelanggar yang terjaring.

Penulis: Wawan Akuba | Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com/WawanAkuba
Kepolisian Gorontalo tengah berjaga di perbatasan Kota Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Sedikitnya 121 pengendara terjaring razia Operasi Patuh Otanaha 2022 di Gorontalo. 

Namun, dari jumlah pelanggar Operasi Patuh Otanaha itu hanya 19 saja yang ditilang.  Sementara 102 sisanya, hanya diberi teguran lisan. 

Kasat Lantas Iptu Belly Rizaldy Nata Indra mengungkapkan, pelanggar yang ditilang pada operasi patuh otanaha didominasi oleh pengendara di bawah umur.

Artinya, belum 17 tahun dan tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). 

Biasanya para pelanggar ini adalah anak sekolah. Ada yang terjaring masih menggunakan pakaian sekolah, juga ada yang tidak. 

Meski begitu kata Belly Rizaldy, sesuai instruksi, operasi kali ini lebih mengedepankan sosialisasi dan edukasi terkait lalu lintas. 

Itu yang menyebabkan, lebih banyak teguran lisan yang diberikan daripada tilang yang dikeluarkan.

Adapun strategi operasi kali ini juga berbeda. Jika biasanya pakai sistem stationer atau menetap di lokasi-lokasi. 

Kini kata Belly, pihaknya menerapkan hunting system. 

“Jadi personel itu hunting mobile pakai motor mengawasi pelanggar lalu lintas,” tukas Belly.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved