Melirik Konsep Eco Pesantren yang Digagas Unas
Konsep ini diluncurkan Pusat Pengajian Islam Universitas Nasional (Unas), Jakarta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/16062022_Ilustrasi-Pesantren.jpg)
“Selama ini telah banyak pondok pesantren yang menunjukkan prestasi dalam menjaga lingkungan hidup dan patut diapresiasi tetapi ada pula yang mempunyai keinginan untuk memulai dan belajar,” ungkap dia.
Program eco pesantren dikembangkan untuk menjembatani hal itu. Eco Pesantren akan menjadi program unggulan dalam mendorong peran dunia pendidikan Islam ke depan bukan hanya di Indonesia tetapi ke seluruh dunia Islam (Muslim World).
Wakil Rektor Universitas Nasional Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Suyono Effendi, SE, MBA menyambut baik kerjasama ini yang merupakan tanggung jawab perguruan tinggi sebagai sebagai pusat pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat.
Dia menghargai peran Pusat Pengajian Islam (PPI-UNAS) untuk mengambil inisiatif dalam mengembangkan program Eco Pesantren melalui dukungan dari hibah John Templeton Foundation.
Eco Pesantren akan dilaksanakan melalui pendidikan dan pelatihan dan web tracking yang menjadi alat untuk mengukur kapasitas pesantren dalam membangun sumber daya pesantren yang hijau, mandiri, dan ramah dengan lingkungan. (*)