Wisata Saronde Gorontalo

Thariq Modanggu Sebut Privatisasi Pulau Saronde untuk Kepentingan Masyarakat

Ia menjelaskan, bahwa privatisasi Pulau Saronde yang jadi destinasi andalan warga Gorontalo itu, semata memang untuk kepentingan masyarakat.

Penulis: redaksi | Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com/WawanAkuba
DOKUMENTASI -- Plt Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu mengungkapkan privatisasi Pulau Saronde semata agar pulau itu dikelola dengan profesional, serta berdampak secara ekonomi untuk masyarakat. 

Laporan Sri Aprilia Mayang, Jurnalis TribunGorotalo dari Gorontalo Utara

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Plt Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu mengomentari perihal privatisasi Pulau Saronde

Ia menjelaskan, bahwa privatisasi Pulau Saronde yang sebetulnya destinasi andalan warga Gorontalo itu, semata memang untuk kepentingan masyarakat.

Sebab, misi privatisasi Pulau Saronde ditargetkan untuk menggenjot pendapatan asli daerah. Kunjungan ke pulau itu, mampu menambah pendapatan daerah. 

Implikasi yang diharapkan tentu untuk masyarakat Gorontalo Utara kata dia. 

Terlebih, pendapatan asli daerah Gorontalo Utara tidak banyak.

Baca juga: Menginap Semalam Rp 5 Juta, Begini Fasilitas Blue Bay Divers Saronde Island

“Daerah Gorut (Gorontalo Utara) ini memiliki kapasitas fiskal yang rendah. Makanya kita punya potensi, ya kita kembangkan,” ungkap Thariq saat ditemui TribunGorontalo.com, siang tadi, Selasa (14/6/2022). 

Sebelumnya diketahui, Pulau Saronde kini dikelola oleh PT Blue Bay Divers. Perusahaan milik bule Jerman bernama Anke Andre.

Sejak dikelola perusahaan yang beralamat di Manado, Sulawesi Utara ini, Pulau Saronde berganti nama jual menjadi Blue Bay Divers Saronde Island.

Jika dulu tarif masuk tidak lebih dari Rp 100 ribu, kini karena menjadi destinasi privat premium.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved