Survei Calon Wakil Presiden 2024: Elektabilitas Sandiaga Uno Tertinggi

Menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 sejumlah lembaga telah melakukan survei terkait perkiraan kandidat yang akan bertarung.

Editor: Lodie Tombeg
(KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO-GARRY LOTULUNG-RODERICK ADRIAN)
FIGUR CAPRES - (kiri ke kanan) Kolase foto Anies Baswedan, Ridwan Kamil, Ganjar Pranowo, Sandiaga Uno, dan Agus Harimurti Yudhoyono. 

Muhaimin Iskandar 0,7 persen. 

Akan tetapi, Poltracking Indonesia menggarisbawahi dalam dunia politik segala perubahan bisa terjadi. Terlebih masih ada waktu kurang lebih dua tahun hingga Pilpres 2024.

"Pelaksanaan Pilpres masih cukup jauh hingga 2024, sangat mungkin terjadi berbagai dinamika, peristiwa, dan momentum politik yang berpotensi mengubah peta politik elektoral ke depan," sebut Direktur Utama Poltracking Indonesia, Hanta Yuda, Kamis (9/6/2022).

Para responden survei menyebutkan beragam kriteria yang penting untuk dimiliki oleh capres maupun cawapres.

Namun, kriteria yang paling banyak disebutkan adalah peduli, jujur pada rakyat, dan berpengalaman. Peduli dan perhatian pada rakyat (16,8 persen) Jujur, bisa dipercaya, dan bersih dari korupsi (16 persen) Berpengalaman (12,7 persen) Sementara untuk pasangan capres cawapres yang akan maju, publik menyukai kombinasi latar belakang sebagai berikut: Kepala daerah–pengusaha (11,3 persen) Kepala daerah–kepala daerah (10,3 persen) Kepala daerah–menteri (10.2 persen).

Selain menampilkan elektabilitas figur capres dan cawapres, dari survei ini juga dapat diketahui elektabilitas sejumlah partai politik yang ada di Indonesia. Di urutan pertama partai dengan elektabilitas tertinggi masih ditempati oleh parpol yang saat ini menjadi penguasa, yakni PDIP.

Berikut adalah persentase elektabilitas parpol peserta Pemilu 2019 pada Pemilu 2024: PDIP 21,3 persen Partai Gerindra 10,6 persen Partai Golkar 9,9 persen PKB 8 persen Partai Nasdem 7,3 persen Partai Demokrat 7,2 persen PKS 5,8 persen PAN 4,4 persen PPP 3,2 persen Perindo 2,1 persen

Elektabilitas parpol lainnya ada di bawah 1 persen.

"Meskipun demikian, angka elektabilitas ini adalah potret potensi suara partai (party votes) yang berpotensi berubah dan cenderung naik karena kontribusi suara terhadap calon anggota legislatif (personal votes) dari masing-masing partai," jelas Hanta.

Survei ini memiliki margin of error (MoE) +/- 2.9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

KIB Akan Cari Capres dari Koalisi Dahulu

Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani menyebut, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bakal lebih dulu mencari sosok yang layak menjadi calon presiden dari internal koalisi.

Hal ini disampaikan Arsul merespons pernyataan Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto yang memperingatkan agar partai politik hendaknya menggembleng kadernya sendiri, bukan membajak kader dari partai lain.

"Yang jadi prioritas KIB adalah melihat yang dari dalam dulu, siapa-siapa sih yang ada di Golkar, yang ada di PAN yang ada di PPP yang pantas untuk diusung jadi capres-cawapres," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Jakarta, Sabtu (11/6/2022).

Kendati demikian, Arsul menekankan bahwa KIB tetap membuka pintu untuk mengusung capres dan cawapres yang merupakan kader partai di luar KIB.

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved