Rabu, 4 Maret 2026

Jenderal Dudung Singgung Turunkan Baliho FPI saat Sidang Doktoral di Trisakti

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman menyinggung soal keberaniannya.

Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Jenderal Dudung Singgung Turunkan Baliho FPI saat Sidang Doktoral di Trisakti
KOMPAS.com/RAHEL NARDA
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman tengah menjalani sidang terbuka doktoral program studi Ilmu Ekonomi di Universitas Trisakti, Jakarta, Sabtu (11/6/2022). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman menyinggung soal keberaniannya menurunkan baliho serta atribut milik ormas Front Pembela Islam (FPI) beberapa waktu lalu.

Hal ini ia sampaikan saat menjalani sidang terbuka doktoral program studi Ilmu Ekonomi di Universitas Trisakti, Jakarta, Sabtu (11/6/2022).

Dudung ketika itu hendak mencontohkan keberanian pimpinan dapat memberikan efek yang luar biasa bagi bawahannya, seperti saat ia menjadi Pangdam Jaya.

"Salah satunya adalah penurunan baliho. Waktu itu saya harus putuskan dengan situasi dan kondisi, tentunya dilatarbelakangi dengan informasi dari Kapolda, Gubernur, Satpol PP, mekanisme berjalan sedemikian rupa, prosedur dilaksanakan sesuai dengan ketentuan," kata dia.

Dudung menambahkan, keputusan itu bukan semata keinginannya sendiri.

Namun, keputusan itu diambil karena memang ada latar belakang yang menurutnya harus dilakukan.

"Ciri pemimpin harus berani mengambil keputusan. Kalau keputusan itu benar berarti bagus, kalau salah berarti lebih bagus dari pada tidak ambil keputusan sama sekali," tuturnya.

Strategi kepemimpinan yang diterapkan Dudung ini menjadi contoh yang ia paparkan dalam mempertahankan disertasi yang disusun dengan judul "Pengaruh Strategic Leadership Style dan Green Human Resource Management terhadap Management Performance Kodam Jaya yang Dimediasi oleh Teamwork Management".

Dalam disertasi itu, Dudung menyimpulkan bahwa Gaya Kepemimpinan Strategis (Strategic Leadership Style) dan Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimediasi oleh teamwork atau kerja tim mampu meningkatkan performa organisasi.

Disertasinya juga menyimpulkan dimensi yang paling dominan untuk meningkatkan performa organisasi adalah keberanian pengambilan keputusan dan juga keberadaan pemimpin yang diidamkan, dihormati, diharapkan, diidolakan, dikagumi, dan dicintai oleh anggotanya.

Menurut dia, dimensi itu mampu memberikan motivasi, keadilan, serta semangat yang luar biasa.

Usai memaparkan disertasinya, Dudung mendapatkan sejumlah pertanyaan dari para penguji.

Adapun para penguji sidang di antaranya

Ketua Sidang Prof Dr Ir Kadarsah Suryadi, DEA;

Sekretaris Sidang Dr Yolanda Masnita Siagian, MM, CIRR;
Promor Prof Dr Willy Arafah MM DBA;

Co-promotor Dr kunadi MM;

Anggota penguji

Prof Dr Farida Jasfar, ME, Phd,

Orif Dr Zainal Effendi Berlian MM, Phd,

Dr Ninik Rahayu SH, MS, selaku penguji luar. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sidang Doktoral di Trisakti, KSAD Dudung Singgung Keputusannya Turunkan Baliho FPI"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved