Akbar Anugerah Minta Pemerintah Gorontalo Tanggung Internet di Asrama Salemba
Tidak cuma itu, Akbar yang menjadi ketua asrama dengan sebutan lain Salemba Tengah (ST) 29 itu, juga meminta pemerintah ikut menanggung listrik.
Penulis: Husnul Puhi |
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/09062022_Asrama-ST_.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Akbar Anugerah meminta pemerintah menanggung internet Asrama Gorontalo di Jakarta.
Tidak cuma itu, Akbar yang menjadi ketua asrama dengan sebutan lain Salemba Tengah (ST) 29 itu, juga meminta pemerintah ikut menanggung listrik.
"Ada lima point penting yang kami sampaikan kepada Pak Hamka dan jajarannya untuk dikerjakan," ungkap Akbar, Kamis (9/6/2022) via telepon kepada TribunGorontalo.com.
Sebelumnya diketahui, pada 4 Juni 2022 kemarin, Penjabat (PJ) Gubernur Gorontalo Hamka Hendra Noer mendatangi ST 29.
Ia memanfaatkan kunjungan itu dengan melihat kondisi asrama serta berdialog dengan mahasiswa.
Dalam dialognya para penghuni asrama membeberkan lima hal penting kepada Penjagub untuk bisa direalisasikan oleh pemerintah.
Poin pertama adalah internet dan listrik. Lalu poin lainnya adalah kebutuhan renovasi asrama.
Selanjutnya mahasiswa meminta pemerintah memberikan beasiswa untuk penghuni asrama ST 29.
Lalu bisa menyediakan kamar atau tempat untuk warga Gorontalo yang sedang berobat di Jakarta.
Serta menyarankan pemerintah Gorontalo membuat sebuah paguyuban asrama.
Dari hal-hal tersebut, menurut Akbar renovasi asrama yang paling utama.
Asrama itu perlu direnovasi secepatnya.
Sebab, melalui video yang diterima Tribun Gorontalo, genteng dan atap yang berada di lantai dua asrama mengalami kerusakan parah.
Karena masih berhubungan, kata dia saat renovasi nanti pihaknya meminta pemerintah juga mengabulkan ketersediaan kamar nginap untuk warga Gorontalo non-mahasiswa.
"Setiap warga Gorontalo yang pergi berobat di Jakarta pasti mereka menumpang menginap di asrama, sedangkan kesediaan kamar di asrama kami sangat terbatas, karena setiap kamar sudah ada yang menempatinya," tegas Akbar.