Warga Gorontalo Meninggal Jatuh ke Sungai, Kades Kramat Minta Perbaiki Bendungan

Kejadian penemuan Syaiful Mooduto (50) di pintu air bendungan kecil bantaran sungai Desa Kramat Kecamatan Mananggu Kabupaten Boalemo.

Penulis: redaksi | Editor: lodie tombeg
TribunGorontalo.com/ronald rampi
Kondisi bendungan atau pintu air yang ada di Desa Kramat dinilai membahayakan bagi warga yang melintasi lokasi ini. Foto diambil Rabu (8/6/2022). 

Laporan Ronald Rampi, wartawan TribunGorontalo.com dari Boalemo

TRIBUNGORONTALO.COM, Tilamuta - Kejadian penemuan Syaiful Mooduto (50) di pintu air bendungan kecil bantaran sungai Desa Kramat Kecamatan Mananggu Kabupaten Boalemo mendapat atensi serius dari pemerintah desa setempat.

Kepala Desa Kramat Karim Asmu mengungkapkan, lokasi ditemukannya mayat Syaiful tersebut merupakan akses jalan alternative yang kerap dimanfaatkan warga sekitar.

Dimana, lokasi itu merupakan tempat warga menyeberang untuk menuju ke lokasi perkebunan jagung. "Jadi ini memang jalan potong (jalan alternatif) bagi warga kalau mau ke kebun," beber Karim. 

Dijelaskannya, akses jalan tersebut memang sangatlah berbahaya. Pasalnya, selain kondisinya yang sempat, bendungan kecil yang kerap dijadikan jembatan untuk menyeberangi sungai Kramat-Pontolo itu tidak dilengkapi dengan pagar pembatas.

"Memang sudah beberapa kali orang terpeleset atau jatuh ke sungai di tempat ini. Namun mereka selamat. Nanti saat ini, kejadian yang menelen korban," tandasnya. 

Sehubungan dengan hal itu, Karim pun meminta kepada pemerintah provinsi maupun Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) Provinsi Gorontalo bisa segera memperbaiki bendungan kecil atau pintu air di sungai Kramat-Pontolo ini.

Pasalnya, selain kondisinya sangat membahayakan bagi warga, di beberapa sisi bendungan juga sudah mulai jebol akibat terjangan banjir.

"Kami minta perhatian dari Balai Sungai Provinsi Gorontalo untuk bisa memperbaiki bendungan atau pintu air di sungai ini, yang sering memicu terjadi kecelakaan," tutup Karim. 

Sebelumnya terjadi penemuan mayat yang diketahui adalah Syaiful Mooduto (50), warga Desa Kramat Kecamatan Mananggu Kabupaten Boalemo pada Rabu(8/6/2022).

Syaiful ditemukan tak bernyawa oleh sang adik Fatma Mooduto (48) dengan kondisi tertelungkup di sungai.

Syaiful diduga terpeleset jatuh ke sungai saat melintas di atas bendungan atau pintu air yang ada di sungai perbatasan antara Desa Kramat dan Pontolo itu. (*)

 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved