Sabtu, 14 Maret 2026

Gempa Gorontalo

Gempa Bumi Guncang Gorontalo-Sulut-Sulteng: 10 Jam Tiga Kali Gempa, Terakhir Magnetudo 5,8

Hanya berselang 10 jam, Provinsi Gorontalo, Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah diguncang tiga kali gempa bumi, Selasa (7/6/2022).

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Gempa Bumi Guncang Gorontalo-Sulut-Sulteng: 10 Jam Tiga Kali Gempa, Terakhir Magnetudo 5,8
BMKG
Infografis peta gempa berpusat di Teluk Tomini, Selasa (7/6/2022). 

- Lokasi: 0.08 LU,123.70 BT (45 km BaratDaya BOLAANGUKI-BOLSEL-SULUT),

- Kedalaman:137 Km,

Jenis dan Mekanisme Gempa bumi

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya deformasi pada subduksi Sangihe. 

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik ( thrust fault).
 
Dampak gempa bumi

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno menjelaskan, gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Kabupaten Gorontalo, Kota Gorontalo, Kabupaten Pulau Taliabu, Kabupaten Kepulauan Sula, Kabupaten Bangkep, dan Kabupaten Banggai dengan skala intensitas III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).

Daerah Bolaang Mongondow Timur, Kabupaten Minahasa Selatan, dan Kabupaten Minahasa Tenggara dengan skala intensitas II-III MMI (getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

Daerah Kabupaten Boalemo, Kotamobagu, Kota Manado, dan Kabupaten Gorontalo Utara dengan skala intensitas II MMI (getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. 
 
Gempabumi Susulan:

Hingga pukul 21.50 hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).


Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah. (*)
 


 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved