Wanita Gorontalo Tewas Di tangan Suami
Kerap Dipukul, Popin Sebelum Tewas di Gorontalo Sempat Lari ke Manado-Sulut
Popin kerap dituduh oleh suaminya berinisial IP (40) itu, memiliki selingkuhan. Kecemburuan itu yang memuncak hingga menyebabkan cek-cok...
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/07062022_Polsek-Telaga_.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Popin Ali alias PA tewas di tangan suaminya pada Senin (6/6/2022) pukul 22.00 malam.
Namun, sebelumnya ia pernah kabur ke Manado, Sulawesi Utara.
Alasan Popin kabur ke kota tetangga itu, karena tak tahan dipukuli oleh suaminya.
Lantaran dibujuk dan diminta pulang, Popin pun mengiyakan.
Nahas, kepulangan dia justru keputusan yang salah.
Sebab, suaminya kembali melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kepadanya.
Kali ini, hingga membuat Popin kehilangan nyawa.
Popin tewas di ruang tamu kediamannya di Perumahan Altira, Desa Mongolato, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo.
Tubuhnya terbujur di samping sofa ruang tamu.
Belum ada keterangan dari pelaku, apa penyebab ia tega membunuh istrinya tersebut.
Namun Kanit Reskrim Moh Frio Bandangan, motifnya adalah cemburu.
Popin kerap dituduh oleh suaminya berinisial IP (40) itu, memiliki selingkuhan. Kecemburuan itu yang memuncak hingga menyebabkan cek-cok.
Tak tahunya, IP malah mengeluarkan pisau hingga menewaskan Popin.
Kejadian ini pun menggemparkan kawasan perumahan Altira yang biasanya sepi.
Masyarakat masih sangat pagi, Selasa (7/6/2022), datang menyaksikan kejadian itu. Terlebih ketika jenazah Popin dibawa ke rumah sakit.
Seorang tetangga yang menolak menyebutkan namanya menyebut, jika ia juga kerap melihat kedua pasangan itu cek-cok.
“Mereka ini juga kadang suka bertengkar. Kalau yang saya dengar depe (punya) suami cemburu begitu,” kata seorang tetangga.
Popin diketahui adalah wanita kelahiran 1993. Sementara suaminya, adalah pria kelahiran 1982. Usia keduanya terpaut 11 tahun. (*)