Wanita Gorontalo Tewas di Tangan Suami
Cerita Tetangga Korban Kasus Suami Habisi Istri di Gorontalo: Mereka Kadang Bertengkar
Motif kasus pembunuhan istri oleh suami masih diselidiki penyidik Polsek Telaga dan Polres Gorontalo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/070622-Korban-dan-Pelaku.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Motif kasus pembunuhan istri oleh suami masih diselidiki penyidik Polsek Telaga dan Polres Gorontalo. Namun dugaan awal, IP (40), sang suami cemburu terhadap istrinya PA.
Menurut keterangan tetangga korban, dia sering mendengar cek cok antara IP dan PA. “Mereka ini juga kadang suka bertengkar. Kalau yang saya dengar depe (punya) suami cemburu begitu,” kata seorang tetangga.
Pantauan TribunGorontalo.com, rumah yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan diberi garis polisi (police line), Selasa (7/6/2022) pagi.
Rumah bercat hijau mudah tanpa pagar di kompleks Perumahan Altira, Desa Mongolato, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo itu, sepi.
Pintu depan digembok. Tak terlihat ada orang atau aktivitas apa pun di dalam rumah.
Pada pagi hari, sejumlah tetangga terlihat mendatangi rumah itu. Seorang tetangga yang tidak mau disebutkan namanya menduga motif dari pembunuhan itu bisa jadi adalah kecemburuan.
Sebelumnya diketahui, seorang istri tewas di tangan suaminya pada Senin malam.
Wanita berusia 29 tahun itu berinisial PA alias Opin. Sementara suaminya adalah IP alias Fandi.
Dari informasi sejumlah sumber, motif Fandi melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) itu karena cemburu.
Namun, informasi ini belum dikonfirmasi oleh otoritas terkait.
Saat ini, Fandi telah diamankan oleh polisi setempat, karena usai melakukan pembunuhan, ia menyerahkan diri. (*)