Selasa, 24 Maret 2026

Wanita Gorontalo Tewas di Tangan Suami

Cerita Suami Habisi Istri di Gorontalo: Opin Istri Ketiga, Dikaruniai Seorang Putri

AP (29), korban meninggal usai ditikam suaminya IP (40) alias Fandi, di Telaga-Kabupaten Gorontalo adalah istri ketiga.

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Cerita Suami Habisi Istri di Gorontalo: Opin Istri Ketiga, Dikaruniai Seorang Putri
Tribun Manado/FB
Foto kolose korban PA alias Opin dan suami IP alias Fandi. 

“Jadi korban istrinya (dituduh) berselingkuh dengan pria lain," ujar Kanit Reskrim.

Saat ini, jenazah korban berada di Rumah Sakit (RS) Dunda Limboto, Kabupaten Gorontalo untuk dilakukan penanganan autopsi.

Pelaku langsung menyerahkan diri ke Polsek Telaga. "Pelaku kemudian dibawa ke Polres Gorontalo. Kasusnya ditangani Polres Gorontalo," ujar Bandangan.

Tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan di Telaga, Gorontalo. Seorang istri dikabarkan tewas di tangan suaminya sendiri. Kejadiannya pada malam Senin (7/6/2022) kemarin. (TribunGorontalo.com/AprisNawu)
Diduga Cemburu

Motif kasus pembunuhan istri oleh suami masih diselidiki penyidik Polsek Telaga dan Polres Gorontalo. Namun dugaan awal, IP, sang suami cemburu terhadap istrinya.

Menurut keterangan tetangga korban, dia sering mendengar cek cok antara IP dan PA. “Mereka ini juga kadang suka bertengkar. Kalau yang saya dengar depe (punya) suami cemburu begitu,” kata seorang tetangga.

Pantauan TribunGorontalo.com, rumah yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan diberi garis polisi (police line), Selasa (7/6/2022) pagi.

Rumah bercat hijau mudah tanpa pagar di kompleks Perumahan Altira, Desa Mongolato, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo itu, sepi. 

Pintu depan digembok. Tak terlihat ada orang atau aktivitas apa pun di dalam rumah.

Pada pagi hari, sejumlah tetangga terlihat mendatangi rumah itu. Seorang tetangga yang tidak mau disebutkan namanya menduga motif dari pembunuhan itu bisa jadi adalah kecemburuan.

Sebelumnya diketahui,  seorang istri tewas di tangan suaminya pada Senin malam.

Wanita berusia 29 tahun itu berinisial PA alias Opin. Sementara suaminya adalah IP alias Fandi.

Dari informasi sejumlah sumber, motif Fandi melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) itu karena cemburu. 

Namun, informasi ini belum dikonfirmasi oleh otoritas terkait. 

Saat ini, Fandi telah diamankan oleh polisi setempat, karena usai melakukan pembunuhan, ia menyerahkan diri. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved