Bursa Pilgub Gorontalo 2024

Hamim-Bahmid Punya Modal Elektoral 34,88 Persen

Wacana menduetkan Bupati Bone Bolango Hamim Pou dan Ketua Majelis Ulama Indonesia KH Abdul Rahman Abu Bakar Bahmid.

Editor: Lodie Tombeg
Tribun Gorontalo/apris
Bupati Bone Bolango Hamim Pou cek kehadiran ASN saat apel perdana di halaman Kantor Bupati Bone Bolango, Senin (3/1/2022). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Wacana menduetkan Bupati Bone Bolango Hamim Pou dan Ketua Majelis Ulama Indonesia KH Abdul Rahman Abu Bakar Bahmid maju Pemilihan Gubernur Gorontalo 2024 berhembus.

Hamim-Bahmid punya peluang memenangkan kontestasi lima tahunan ini. Jika berlanjut, poros ini punya modal kekuatan elektoral 34,88 persen.

Hamim-Bahmid akan diusung Partai Nasdem dan PKS. Seberapa besar peluang menang?

Mengacuh dari hasil Pemilu 2019, Nasdem peroleh 6 kursi atau 13,3 persen (108.102 suara) di DPRD Provinsi Gorontalo. Sebanyak 812.801 pemilih pada daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019.

PKS punya 4 kursi atau 8,8 persen atau 71.526 suara. Bahmid punya modal elektoral 103.916 suara pada Pemilu Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilihan Gorontalo.

Hinggal total pemilih Nasdem, PKS dan Bahmid adalah 283.544 suara atau 34,88 persen.

Berikut adalah calon terpilih anggota DPD RI Dapil Provinsi Gorontalo periode 2019-2024:

1) Ir. Fadel Muhammad

Nomor Urut: 31

Suara Sah: 166.043

2) H. Abdurrahman Abubakar Bahmid, Lc.

Nomor Urut: 22

Suara Sah: 103.916

3) Rahmijati Jahja

Nomor Urut: 44

Suara Sah: 75.446

4) Dewi Sartika Hemeto, S.E.

Nomor Urut: 29

Suara Sah: 70.248

PKS Dekati Nasdem

Dinamika politik Provinsi Gorontalo berlangsung dinamis. Otak-atik figur kepala daerah kian ramaikan isu politik jelang pemilihan gubernur tahun 2024.

Sebelumnya duet Marten Taha dan Syarif Mbuinga dihembuskan kader Partai Golkar. Figur Wali Kota Gorontalo dan mantan Bupati Pohuwato ini diklaim berpeluang menang banyak di Pilgub Gorontalo 2024.

Gayung bersambut, poros Partai Nasdem tak mau ketinggalan. Isu terkini, Partai Keadilan Sejahtera atau PKS mendekati partai politik besutan Surya Paloh.

Ada wacana menyandingkan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Nasdem Gorontalo Hamim Pou dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Gorontalo Abdurrahman A Bahmid. Keduanya dianggap punya modal elektabilitas menuju panggung pesta demokrasi 27 November 2024.

Sumber TribunGorontalo.com dari internal PKS menyebutkan komunikasi politik dengan Nasdem sudah dijajaki. PKS akan mengusulkan figur Ketua MUI yang juga senator atau Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Bahmid.

Sebagai satu dari empat poros kekuatan politik di Gorontalo, selain Partai Golkar, PDIP dan PPP, Nasdem butuh koalisi supaya bisa mengusung pasangan calon kepala daerah.

Nasdem punya modal elektoral 6 kursi di parlemen Provinsi Gorontalo. Hanya butuh 3 kursi lagi. Nah, PKS memiliki 4 kursi parlemen. Artinya gabungan kekuatan kedua parpol ini sudah melewati syarat ambang batas mengusung paslon, yakni 20 persen. Punya 10 kursi dari syarat minimal 9 kursi parlemen. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved