Koalisi Jelang Pilpres: Manuver Ailangga hingga Terobos Poros Gondangdia-Teuku Umar
Dinamika dalam dunia politik Indonesia mulai terlihat meski penyelenggaraan Pemilu 2024 masih jauh digelar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/130522-pertemuan-1.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Dinamika dalam dunia politik Indonesia mulai terlihat meski penyelenggaraan Pemilu 2024 masih jauh digelar.
Sejumlah pergerakan belakangan ini terungkap di media.
Mulai dari pergerakan partai politik (Parpol) hingga kader partai bermanuver.
Seperti diberitakan, belakangan situasi politik Indonesia menjadi hangat berkat adanya koalisi baru gabungan antar parpol.
Sebut saja Koalisi Indonesia Bersatu gabungan dari PAN, PPP, dan Golkar.
Terbaru walau masih belum resmi, Gerindra dan NasDem juga bisa menjalin koalisi sejurus pertemuan dua pimpinan partai yakni Prabowo Subianto dan Surya Paloh.
Di sisi lain, hengkangnya kakak dari Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra, Yuslih Ihza Mahendra, ke Partai Demokrat juga membuat situasi politik semakin hangat.
Ini fakta-faktanya:
Prabowo Temui Surya Paloh, Koalisi Gerindra-NasDem?
Diberitakan Tribunews.com, elite Partai politik telah melakukan sejumlah pertemuan dan pembicaraan awal menjelang Pemilu 2024.
Partai politik kini mulai mengambil ancang-ancang untuk berkoalisi.
Terbaru, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menemui Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh di markas NasDem kawasan Gondangdia, Jakarta, Rabu (1/6/2022) kemarin.
Pertemuan 'Gondangdia' itu disebut-sebut sebagai awal koalisi NasDem dengan Gerindra di Pilpres 2024.
Ketua DPP Partai Nasdem Willy Aditya mengatakan pertemuan itu tidak menutup kemungkinan membicarakan soal kerja sama politik.
"Kalau ada pembicaraan masalah koalisi, kerja sama poltik, itu juga tidak menutup kemungkinan. Tapi ranahnya luas. Spektrumnya bisa banyak sekali."