Pemkot Gorontalo undang Guru Besar ITB untuK Tangani Sampah
Jika melihat volume sampah Kota Gorontalo setiap hari, Zainal menyarankan pakai strategi pengelolaan....
TRIBUNGORONTALO.COM – Respon terhadap sampah oleh Pemerintah Kota Gorontalo kini semakin agresif.
Kali ini, seorang guru besar Institut Teknologi Bandung (ITB) didatangkan.
Ahmad Zainal Abidin itu jauh-jauh dari Jawa, hanya untuk menyelesaikan persoalan sampah di Gorontalo.
Jika melihat volume sampah Kota Gorontalo setiap hari, Zainal menyarankan pakai strategi pengelolaan sampah organik dengan metode masaro.
Artinya, seluruh sampah diolah di tempat, dan tak lagi dikirim ke tempat pembuangan akhir (TPA).
Metode masaro kata Zainal, memungkinkan sampah digunakan untuk hal berguna lain.
Misalnya sampah jadi kompos, pupuk organik cair, juga bisa menjadi pestisida organik yang bisa dimanfaatkan untuk anti hama.
Kata dia, sampah yang mudah membusuk bisa dimanfaatkan jadi produk-produk itu.
"Pak Walikota meminta kepada saya teknologi masaro diaplikasikan di Gorontalo, dan tentu di Kota Gorontalo harus ada satu tempat untuk menjadi gerak awal memulai pengelolaannya," tutur dia.
Kata Zainal, sampah harus dikelola dengan baik.
Sampah harus jadi produk baru, sehingga sampah yang dibuang ke TPA berkurang.
"Sampah jika kita olah tanpa dibawa ke TPA itu nilainya bagus." tegas dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Sampah-di-sudut-kota-001.jpg)