Rabu, 29 April 2026

Capres 2024

Kecil Peluang Duet Prabowo-Anies Maju Pilpres 2024

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mengadakan pertemuan.

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Kecil Peluang Duet Prabowo-Anies Maju Pilpres 2024
KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto (kiri), Calon gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Anies Baswedan memberikan keterangan pers di Kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta Selatan, Rabu (15/2/2017). 

Belum ada yang mau mengalah Dalam pandangan Firman Noor, tanda-tanda bakal munculnya duet Prabowo-Anies masih belum nampak hingga kini.

Pasalnya, kedua tokoh masih bersikeras mempromosikan diri sebagai capres. Belum kelihatan tokoh yang mau menjadi calon wakil presiden (cawapres).

“Sampai hari ini saya lihat tiga besar (elektabilitas) (Prabowo-Ganjar-Anies) masih merasa cukup percaya diri ingin memajukan dirinya dulu (sebagai kandidat capres).

Sampai limitnya dulu,” sebut Firman. Ia pun menduga langkah-langkah politik Anies tak dimaksudkan untuk menjadi cawapres.

“Kalau kita lihat gestur Anies enggak mungkin gestur cawapres. Saya juga melihat relawannya, itu bukan (tipe) relawan untuk cawapres,” paparnya.

Tak harus dirinya Prabowo menjelaskan ada bermacam-macam kriteria capres, seperti berstatus Warga Negara Indonesia (WNI), sehat jasmani dan rohani serta setia pada NKRI.

“Sosok yang sungguh-sungguh komit dan setia pada Pancasila, UUD 1945 seutuhnya. Tidak sebagai mantra, tapi seutuhnya. Saya kira itu kriteria yang paling penting,” ucap dia. “Kalau bisa yang berpengalaman,” sambungnya.

Meski begitu, Prabowo juga menegaskan bahwa kandidat capres itu tak harus dirinya. Tapi bisa juga tokoh-tokoh lain yang memang memenuhi kriteria tersebut. “Ya enggak harus Prabowo, siapa saja,” imbuhnya.

Silahturahmi Megawati Soekarnoputri dengan Prabowo di hari raya Idul Fitri 2022.
Silahturahmi Megawati Soekarnoputri dengan Prabowo di hari raya Idul Fitri 2022. (Tangkap layar Instagram @puanmaharaniri)

Ketidakpastian Koalisi Gerindra dengan PDI-P

Gerindra mulai memanaskan mesin politiknya. Ini tampak dari gencarnya Prabowo Subianto, ketua umum partai tersebut, berkunjung ke sejumlah tokoh.

Sebutlah Presiden Joko Widodo, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Sri Sultan Hamengku Buwono X, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Para tokoh ini mendapat kunjungan Prabowo saat Lebaran lalu.

Prabowo juga sempat mendatangi sejumlah tokoh religi, seperti pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jawa Timur, Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, juga pimpinan Pondok Pesantren Al-Anwar Rembang Jawa Tengah, dan Muhammad Najih Maimoen atau Gus Najih.

Terbaru, Rabu (1/6/2022), Prabowo bersua dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di kantor DPP Nasdem di Jakarta.

Kunjungan-kunjungan itu dinilai sarat nuansa politik. Apalagi, Gerindra tak menampik bahwa partainya akan mengusung Menteri Pertahanan tersebut sebagai calon presiden.

Sementara itu, untuk dapat maju di panggung Pemilu Presiden (Pilpres) 2024, partai kepala garuda itu harus berkoalisi dengan parpol lainnya demi memenuhi ambang batas pencalonan presiden.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved